FF FANATIC PART 1

image

Title: FANATIC
Author: @vhyra_pabbo
Genre: Romance, drama, family, etc.
Main Cast: Kim Myungsoo, Bae Suzy, Choi Minho
Sub Cast: Jung Soojung, Park Jiyeon, Kim Jong In, Yoo Seungho, Choi Sulli, OC’s, etc.
Length: Chaptered

Warning: Ini adalah cerita yang saya buat murni dari pikiran saya. Cerita ini hanya fiktif belaka. kalau ada kesamaan tokoh, tempat, dan cerita itu merupakan bukan kesengajaan. Ghamsahamnida~ Bow

Happy Reading!

***PART 1***

Kaki jenjangnya melangkah di atas red carpet dengan anggunnya. Sesekali berpose ke arah kamera.

Dress merah panjangnya menutupi kulit mulusnya namun terbuka di bagian atasnya.

Rambutnya yang panjang kecoklatan dibiarkan terurai menjuntai dengan hiasan jepitan perak nan elegant menghiasi mahkotanya sebagai wanita.

Riasan natural menghiasi wajah innocent nan cantik alami tanpa sentuhan meja operasi.

Tak lupa, sang yeoja melambaikan tangannya ke arah papparazi.

Tangan seorang namja dengan cekatan menangkap tiap gerakan sang yeoja dengan kamera DSLR nya.

Namja itu berada di antara ratusan lautan manusia yang berebutan mengambil potret sang primadona.

Yeoja itu lalu masuk ke dalam mobil van mewahnya. Tak lupa ia melambai ke arah ratusan kamera yang merekamnya.

Namja itu mendesah kecewa. Ia lalu menutup lensa kameranya dan membubarkan diri dari kerumunan wartawan dan media massa itu.

Ia berjalan gontai menuju motor sportnya.

“Kapan aku bisa menyentuh jemari jentiknya?” Gumamnya sambil melihat lihat isi galeri dalam kameranya. Semuanya berisi oleh foto sang yeoja. Ia tersenyum puas ketika melihat foto sang yeoja melihat ke arah kameranya.

‘Berarti ia tengah melihatku’ Pikirnya.

Namja itu lalu menaruh kameranya kembali ke dalam tas yang selalu dibawanya. Tas berukuran sedang itu berisi perlengkapan untuk profesinya yang sebagai wartawan lokal.

Namja itu menstater motornya dan segera melaju kencang menuju suatu lokasi.

***

“Myungsoo oppa!” Pekik seorang yeoja bermata sipit berperawakan manja dan persis dengan namja yang dipanggilnya itu.

“Ne?” Ucap namja bernama myungsoo itu sambil fokus ke arah laptopnya.

“Hentikan dulu pekerjaan bodohmu itu. Ajari aku matematika ini” ujarnya manja.

“Mianhae soo jung-ah.. 5 menit lagi ne? Aku harus menyerahkan ini besok” balasnya masih fokus ke arah LCD laptopnya.

“Cish.. jinjja.. walaupun aku ini bukanlah siapa siapamu, kheundae, kau harus menjagaku dengan baik sebagai orang tertua di rumah kumuh ini. Kalau tidak.. aku akan kembali ke rumah eommaku! Biar saja aku dibunuh olehnya! Aku juga tak peduli dengan hidupku yang malang ini” ucapnya sinis. Myungsoo menghentikan pekerjaannya. Ia menatap krystal jenuh

“Nan arra.. kau sudah kuanggap adikku sejak eommamu yang tak waras itu hampir saja membunuhmu. Gheurae, kau jangan coba coba kembali ke rumahmu itu lagi ne?” Krystal mengangguk pelan

“Gheurae.. ajari aku matematika ini. Besok aku akan ujian..” gumamnya manja. Myungsoo nampak berpikir sejenak.

“Mmm.. ne..ne.. yeoja manja” gumamnya sambil mengusap pelan rambut soojung.

Soojung tersenyum senang sambil mencubit pipi namja itu gemas. Myungsoo membalas mencubit pipi soojung.

“Yak! Hentikan!” Pekik soojung

***

Bae suzy diterpa gosip seputar hubungan asmaranya dengan beberapa idol namja.
Bahkan ada isu bahwa ia akan segera melangsungkan pernikahan dengan salah satu namja yang digosipkannya itu.

Para fanboysnya sudah tiga hari ini mendemo gedung pusat agensi dari bae suzy terkait berita tersebut.

Banyak fanboysnya yang bahkan merusak properti gedung berlantai itu.

namja itu lalu menghempaskan koran itu ke atas meja.

Ia lalu mengecek ponselnya. Ia mencari berita terkait soal Bae suzy.

Aktris cantik berumur 25 tahun itu diterpa gosip bahwa akan segera melangsungkan pernikahan dengan aktor dari lawan mainnya di drama terbarunya yang baru saja selesai disiarkan di stasiun TV lokal.

Drama itu mendapatkan rating yang sangat baik setiap episodenya.

Namja itu membuka artikel di internet mengenai drama yang dimainkan oleh bae suzy

Heboh! Ciuman panas aktris cantik Bae Suzy dengan aktor tampan Choi Minho dalam drama terbarunya.

“Aku sangat gugup saat aku mencium suzy. Dia sangat cantik. Bahkan dengan jarak sedekat ini, wajahnya sangat menawan” ungkap sang aktor choi minho saat press conference

“Shit!” Umpat namja itu kesal sambil membanting ponselnya itu ke atas meja.

Suara gelas kaca berisi kopi itu menggema seketika karena meja bergoyang saat namja itu menghempaskan ponselnya.

Ia lalu meneguk kopinya rakus.

“Choi minho! Arrgg sial!” Pekiknya. Ia lalu mengecek ponselnya

From: Wartawan Yoo

Bae suzy ada di cafe hunter. Ppalli myungsoo-ah!

Tanpa basa basi lagi, namja bernama myungsoo itu langsung bergegas menuju lokasi tersebut.

***

Suasana di luar Cafe hunter heboh oleh para wartawan dan media karena kedatangan aktris cantik Bae suzy. Diberitakan bahwa ia sedang melakukan makan siangnya bersama para rekan se agensinya.

Terlihat kim myungsoo, namja dingin yang seketika hyperaktif soal masalah bae suzy itu celingak celinguk mencari tempat kosong yang dekat dengan jendela kaca bening itu. Di jendela itu, dapat terlihat suasana yang terjadi di dalam cafe. Karena sang bodyguard melarang para media massa mengganggu aktifitas makan siang suzy, jadilah mereka hanya memotret dari balik kaca transparan itu.

Myungsoo tak kehabisan akal. Ia lalu menerobos kerumunan wartawan itu dengan sigap.

Kameranya sudah siap memotret sang artis. Myungsoo lalu menghentikan potretannya.

Ia menurunkan kameranya. Namja itu melihat suzy tengah bercanda ria dengan namja yang baru saja jadi bahan perbincangan seantero seoul.

Mata myungsoo menatap tajam namja itu. Wajahnya memanas.

Ia lalu keluar dari kerumunan manusia itu. Myungsoo mengambil batu berukuran besar yang tergeletak di pinggir jalan. Ia mengangkatnya sampai sebahu.

“AWAS!” pekiknya sambil melayangkan batu itu ke arah kaca bening itu.

PRANGGG!!

Kaca itu pecah berhamburan. Semua yang berada di sana sontak menatap minho heran.

Suzy membulatkan matanya tak percaya. Ia melihat serpihan kaca itu di depan matanya. Matanya lalu menangkap sosok namja dengan mata yang memancarkan aura dingin dan sadis.

“Neo wae?” Pekik suzy. Myungsoo tak bergeming. Ia hanya memandang yeoja itu tajam.

Sang empunya kafe lantas keluar dan siap memaki orang yang tega memecahkan kacanya.

“Yak! Apa yang telah kau lakukan huh?!” Pekik lelaki paruh baya yang merupakan pemilik kafe itu.

“Kau tak lihat apa yang aku lakukan huh?!” Balas myungsoo sinis

“Yak! Anak nakal! Kau harus menggantinya atau aku laporkan kau ke polisi!” Omel pemilik kafe itu sambil berusaha memukul myungsoo namun di cegah oleh wartawan lain yang kebetulan teman se profesi dengan myungsoo.

Suzy hanya membulatkan matanya menatap namja itu. Dia tak habis pikir dengan namja yang tanpa sebab lantas melakukan hal konyol yang merugikan dirinya sendiri.

Myungsoo membalas tatapan suzy. Ia lalu menyunggingkan senyumannya. Suzy makin membulatkan matanya.

Myungsoo lalu menunjuk minho yang tengah duduk berhadapan dengan suzy dan membuat gerakan seperti memotong leher. Suzy tersentak

‘Ada apa dengan namja ini? Kenapa ia terlihat tak suka dengan minho huh?’ Batin suzy heran. Keningnya sukses mengerut.

Myungsoo lalu berlalu dari tempat itu diikuti oleh wartawan yang lain karena sang pemilik kafe terlihat marah besar dan menyuruh para wartawan untuk segera pergi. Tak lupa juga menyuruh myungsoo untuk segera mengganti kacanya yang pecah.

***

“Kau gila myungsoo-ah!” Pekik jiyeon sambil memilin pelipisnya.

“Ne! Kau tahu berapa harga yang harus kau ganti huh?! Dua juta won! Dua juta won!” Ucap seungho frustasi.

“Akan kucari..” ucap myungsoo santai lalu meneguk minumannya

“Dalam waktu satu minggu? Kau gila huh?” Seru jiyeon sarkatis

Myungsoo terlihat berpikir keras.

“Aku akan..mencari pekerjaan tambahan..” ucapnya pelan

“Kau akan jadi apa huh?” Tanya seungho kemudian.

“Mungkin aku akan bekerja di bar kim jong in selama satu tahun ini untuk mengumpulkan dua juta won. Kheundae.. Aku bisa meminjam uangnya dulu. Masalah beres” ucapnya enteng. Seungho dan jiyeon hanya menggeleng pelan.

“Lalu soojung? Kau ingin menelantarkan dia huh?” Tanya seungho sambil memegang gelas berisi soju. Ia lalu meneguknya sampai habis

“Pagi sampai sore sebagai wartawan. Malamnya sebagai bartender. Mana ada waktu untuk soojung” ucap jiyeon sinis. Myungsoo lantas mengacak rambutnya frustasi

“Ne. Aku lupa.. kalau ada soojung yang harus kujaga” ucapnya lirih. Jiyeon mendecak.

“Gara gara bae suzy itu.. kau menjadi seperti manusia tidak waras” ucap jiyeon sinis

“Kau atur sendiri lah.. aku dan jiyeon pergi dulu. Jangan sampai mabuk ne? Annyeong” ucap seungho kemudian sambil menepuk pundak myungsoo. Jiyeon hanya memandang myungsoo enggan.

Myungsoo lalu menenggelamkan kepalanya di atas meja.

“Eottokhae?” Gumamnya. Ia lalu menggebrak meja kayu itu. Myungsoo menuangkan soju itu ke dalam gelas mini dan meminumnya kasar. Ia menuangkan soju itu lagi dan meminumnya lagi.

“Ini bukan salah suzy. Ini kemauanku sendiri..” gumamnya pelan

“Gheurae.. tak boleh ada yang berani menyalahkan suzy!” Pekiknya. Ia sudah mabuk.

***

Myungsoo berjalan di sisi jalan yang sepi. Igauannya semakin nyaring. Ia bernyanyi nyanyi tanpa beban. Namja itu mabuk.

Sesekali ia tersandung bebatuan dan bangkit lagi.

“OPPA!” pekik seorang yeoja

Myungsoo berbalik ke arah sumber suara itu

“Oppa.. kau mabuk huh?” Tanya yeoja itu cemas. Myungsoo menyunggingkan senyum termanisnya. Ia lalu membelai wajah yeoja itu.

Yeoja itu sontak tercengang kemudian tersenyum.

“Suzy-ah..” gumam myungsoo pelan. Air muka yeoja itu berubah murung

“Ini soojung oppa..” gumam soojung lirih. Ia lalu menghempaskan tangan myungsoo

“Suzy-ah.. neomu yeppo..” gumam myungsoo lagi sambil berusaha mencium soojung

“Yak oppa! Hentikan! Aku soojung oppa!” Pekik soojung sembari berusaha menepis serangan myungsoo. Myungsoo hampir saja terjatuh

‘Aku ingin kau menciumku karena aku soojung. Bukan karena kau sedang mabuk lantas kau membayangkan si wanita penggoda itu’ batin soojung. Ia lalu membantu myungsoo berjalan.

“Oppa.. aku.. ah sudahlah..” gumam soojung kemudian.

***

Myungsoo mengusap matanya pelan. Sinar mentari memasuki cela cela jendela kamarnya.

Ia lalu bergegas menuju kamar mandi. Ia melihat meja makan telah tersedia sepiring roti dan segelas susu ketika ia melewati dapur.

Ia tersenyum simpul. Ia lalu berjalan menuju kamar mandi dan melakukan aktifitas jasmaninya.

Ponselnya berkali kali berdering. Namun myungsoo tak mengangkatnya karena ia tengah berkutat dengan showernya.

5 missed callsfrom Wartawan Yoo
1 message from Jong in
1 message from soojung

Myungsoo lalu membukanya satu persatu

From: jong in

Kata seungho kau butuh kerja?

From: soojung

Jangan lupa dimakan sarapan gosong ku oppa ♥

Myungsoo tersenyum membaca pesan singkat dari soojung. Ia lalu melirik roti yang tergeletak di atas meja. Ia tertawa pelan. Myungsoo lalu mengunyah roti gosong itu sampai habis.

“Saatnya sibuk” gumamnya.

***

“Kau tau namja yang berbuat keributan di cafe hunter waktu itu?” Tanya suzy kepada minho. Mereka tengah bersantai di kantor agensi mereka sambil menikmati kudapan santai dan segelas kopi hangat.

“Ani. Waeyo?” Minho mengunyah wafflenya santai

“Aniya. Hanya saja.. tatapannya padaku.. sangat dalam” ungkap suzy antusias. Minho menghentikan makannya.

“Sangat dalam?” Tanya minho sambil menatap mata suzy datar. Suzy mengangguk

“Mungkin dia hanya fans fanatik mu saja” suzy mengangkat bahunya lalu segera mengambil kopinya dan meneguknya.

“Apa dia wartawan? Teumune, aku selalu melihatnya saat aku tampil dimanapun”

“Mungkin saja. Dan tentu saja dia sangat mengangumi kecantikanmu ini” minho tersenyum sembari memainkan jemarinya di wajah suzy. Suzy hanya mengangkat alis sambil menepis tangan minho pelan.

“Ayolah.. jangan mulai” ucap suzy santai lalu segera beranjak dari kursinya. Namun minho menahannya.

“Kau ada acara sebentar malam?” Sergah minho cepat. Suzy menggeleng.

“Aku jemput kau jam 9. Kita akan bersenang senang malam ini. Tanpa media massa. Dijamin” suzy tersenyum simpul.

“Ne” balasnya lalu segera pergi dari tempat itu.

Minho tersenyum puas

‘Andai gosip itu nyata.. maka aku akan menjadi namja paling beruntung di dunia ini’ batinnya.

***

Myungsoo menuangkan minuman beralkohol itu dengan cekatan. Ia juga beratraksi layaknya seorang bartender. Ia lalu memberikan minuman itu ke pelanggan yang memesannya.

“Silahkan dinikmati, girl” ucapnya lembut. Sang pelanggan pun tersipu sipu sambil membelai wajah myungsoo. Myungsoo terlihat risih dengan perlakuan yeoja itu.

“Kau sangat tampan” puji yeoja itu. Namun myungsoo terlihat tak tertarik dengan yeoja berpakaian sangat terbuka itu.

“Mian.. aku adalah seorang bartender. Bukan pria..”

“Myungsoo-ah.. kau harus sopan dengan pelanggan” sela jong in langsung sebelum myungsoo menyelesaikan ucapannya

“Ne. Tapi aku tak menju..”

“hush.. shut up. Biar aku yang tangani” jong in lalu mengajak yeoja itu agar menjauh dari myungsoo. Myungsoo hanya memutar bola matanya kesal.

“Dasar yeoja jalang!” Pekiknya pelan. Ia lalu kembali beraksi dengan minumannya.

“Myungsoo-ah..” bisik jong in pelan. Myungsoo mengangkat alisnya.

“Kau antarkan dua gelas wine untuk pelanggan special kita di ruang khusus mereka ne?” Myungsoo mengangguk.

Ia lalu mulai meracik minuman pesanan sang pelanggan special.

***

Myungsoo berjalan pelan ke dalam ruangan khusus tamu penting dengan menenteng baki berisi dua gelas minuman beralkohol.

“Su..su..suzy?” Ucap myungsoo gugup. Baki yang ia bawa bergetar. Suzy yang sedang bercengkrama dengan minho sontak membalikkan kepalanya menghadap sumber suara itu.

“Ne?” Tanya suzy santai. Ia lalu memandang myungsoo dengan seksama. Ia tengah berpikir keras tentang namja dihadapannya ini. Ia nampak familiar dengan myungsoo.

“Sepertinya.. aku pernah melihatmu” gumam suzy pelan. Myungsoo tersenyum salah tingkah.

Tangan gemetarnya terlalu terlihat jelas saat ia menaruh gelas gelas itu di meja suzy dan minho. Bahkan minuman itu hampir saja tertumpah jikalau suzy tak segera menahannya.

“Oh..aku ingat. Kau namja pembuat onar di kafe hunter itu kan?” Ucap suzy sinis. Myungsoo membulatkan matanya. Ia tak tahu harus berbuat apa. Padahal impiannya selama ini telah terwujud.

Langkah pertama:
Bae suzy harus mengetahui keberadaan myungsoo

Begitu kutipan kalimat yang myungsoo tulis dalam buku khusus ‘all about Suzy’

Dan impian pertamanya terpenuhi. Suzy telah mengetahui keberadaan myungsoo walaupun sebagai namja pembuat onar. Perjuangannya melempar batu sampai menghancurkan kaca si empunya toko pun tak sia sia. Bekerja di bar jong in pun tak sia sia. Bahkan ia yang harus berterima kasih kepada jong in dan pemilik cafe hunter itu karena berawal dari situlah ia dapat melihat dan bertemu suzy dengan jarak sedekat ini.

Bahkan myungsoo yang aslinya sangat hyperaktif jika menyinggung masalah suzy malah tak berdaya berhadapan dengan orangnya langsung.

“N-ne..” gumamnya sangat pelan. Bahkan semut yang melintas pun tak dapat mendengar ucapan myungsoo

“Apa yang kau katakan?” Tanya suzy sambil mendekatkan telinganya ke arah myungsoo

“ANIYA!” myungsoo lalu bergegas keluar dari ruangan itu.

Suzy hanya tertawa pelan melihat sikap namja itu.

“Kau suka mempermainkan namja itu?” Tanya minho kemudian

“Ne. Sangat menyenangkan melihat ekspresinya itu” balasnya datar

“Sepertinya namja itu adalah fans beratmu” ucap minho setelah ia meneguk wine nya dengan elegant . Suzy membenturkan gelasnya ke gelas minho dengan pelan

“Ne. Aku akan menjadikannya alat” gumam suzy kemudian. Ia lalu meneguk minumannya

“Kau sungguh berbahaya. Image sexy and naughty mu sudah keluar” ujar minho sambil tertawa pelan. Suzy hanya menyunggingkan bibirnya ke samping

“Itu harus. Usia 25 tahun adalah saatnya berubah dari suzy yang innocent ke suzy yang sexy dan sedikit nakal. Hehe” ungkapnya sambil cengengesan. Minho hanya tersenyum simpul sembari menikmati wine nya.

***

Myungsoo memegang dadanya. Ia tengah mengatur nafasnya. Jantungnya seakan akan mencelos keluar dari tempatnya. Ia lantas tersenyum bahagia.

“Jong in-ah..” bisik myungsoo

“Ne?”

“Aku pinjam kamera DSLR mu ne? Aku tak membawa kameraku”

Jong in membulatkan matanya.

“Yak! Apa kau ingin membocorkan ke media bahwa aktris bae suzy tengah berada di sebuah bar mewah bersama choi minho dan memesan wine huh?!” Pekiknya bertubi tubi. Myungsoo langsung menyumpal mulut jong in dengan tangannya.

“Diamlah.. aku tak bermaksud seperti itu. Aku hanya ingin mengambil gambarnya saja”

“Yak! Jangan berani berbuat macam macam. Aku tau kau adalah seorang wartawan. Kalau kau membocorkannya kau harus mengganti kerugianku. Aku sudah dibayar mahal oleh choi minho itu”

“hush.. Ne. Aku tak mungkin mencelakakan yeoja yang kucintai” Jong in seketika tertawa

“Mwo? Apa aku tak salah dengar?” Tanyanya sarkatis

“Mwoya?”

“Kau jangan bermimpi terlalu tinggi. Ingat! Dia itu artis dengan segala popularitasnya. Sedangkan kau.. hanya seorang wartawan miskin dan seorang bartender? Jinjja..” jong in menggeleng pelan

“Yak! Aku akan menjadi aktor juga. Biar aku bisa di gosipi dengannya. Ber skandal dengannya. Ber..”

“Yak! Jeongmal.. hentikan ucapan konyolmu itu. Kau membuatku sakit perut karena tertawa hahaha” sela jong in cepat

Myungsoo hanya mendengus kesal. Ia kembali berkutat dengan atraksi minuman minuman itu.

“Mungkin suatu saat kau bisa menikahinya hahaha” bisik jong in lalu bergegas pergi. Myungsoo menekuk wajahnya.

‘Awas kau kim jong in!’

***

“Aku pesan segelas wine lagi” ucap suzy setelah suasana bosan mendominasi ruangan itu.

“Ne. Jammkeman” balas seseorang dari seberang telepon.

“Tunggu! Aku ingin namja tampan tadi yang membawa minumanku”

“Ne. Segera kami antarkan”

Tutt..

Selang beberapa lama,

Pintu terbuka. Sosok myungsoo muncul dalam ruangan itu. Suzy langsung menyambutnya dengan senyuman hangat.

“Duduklah..” ucap suzy pelan

Myungsoo yang berusaha menutupi rasa gugupnya lalu menaruh gelas gelas itu di meja.

“Kau..mau minum juga?” Tanya suzy kemudian sambil terus tersenyum. Minho terkikik geli.

Myungsoo lalu berbalik menatap minho tajam

‘Apa dia pikir aku hanyalah namja culun yang tak tau apa apa soal minuman? Hey aku adalah seorang bartender!’ Pekik myungsoo dalam hati. Dirinya mulai terlihat rileks.

Ia lalu menuang minuman itu ke dalam gelas kosong yang sengaja dipesan suzy. Myungsoo meneguknya sampai habis.

Suzy hanya tersenyum simpul.

“Siapa namamu?” Tanya suzy kemudian sambil bertopang dagu menghadap myungsoo

“Myung..myungsoo. kim myungsoo” ucapnya gugup. Suzy mengangguk mengerti.

‘Rileks myungsoo. Rileks. Jangan biarkan namja keparat ini menertawakanmu’ batinnya

Mata suzy lalu menangkap sebuah benda yang di gantung di leher myungsoo. Ia lalu menyentuhnya.

“Kau.. seorang fotografer?” Tanya suzy antusias sambil berusaha melepaskan kamera itu dari leher myungsoo. Myungsoo sontak menahan tangan suzy.

“Waeyo?” Ucap suzy bingung dengan sikap myungsoo

“Yak! Jaga prilakumu terhadap suzy!” Pekik minho tak tahan

“Aku..bukan seorang fotografer” gumamnya pelan. Suzy sudah menghentikan aksi tarik menarik kamera nya.

“Lantas?” Tanyanya lagi

“Aku adalah seorang wartawan. Kheundae.. jangan salah paham dulu. Aku tak akan membocorkan rahasia ini”

Suzy tersenyum.

“Nan arra.. kheundae.. kamera ini untuk apa eoh?” Suzy kembali memainkan kamera yang tergantung di leher myungsoo. Myungsoo berusaha bersikap tenang padahal ia sangat gugup. Keringat dinginnya mengucur. Sesekali ia menyekanya.

“Untuk memotretmu. Aku fansmu” ungkapnya masih dalam keadaan gugup. Suzy mengeluarkan eyesmile andalannya.

“Foto aku!” Suzy mulai berpose. Myungsoo tercengang.

“Yak! Foto aku! Katanya kau ingin memotret” myungsoo tersentak.

Klik!

Klik!

Klik!

Klik!.

Myungsoo tersenyum melihat hasil fotonya yang sangat memuaskan. Wajah minho memerah. Tapi ia tak dapat berbuat apa apa. Ia hanya seorang teman kerja bagi suzy.

“Kau ingin berfoto bersamaku huh?” Tanya suzy ramah. Myungsoo mengangguk malu.

“Foto aku dengan myungsoo ne?” Pintah suzy sembari menyerahkan kamera itu kepada minho. Minho seketika membulatkan matanya.

Suzy menarik punggung myungsoo agar tubuh mereka menempel. Suzy menggandeng punggung myungsoo. Myungsoo dengan gugup mencoba membalas menggandeng suzy. Namun suzy langsung menarik tangan myungsoo agar menggandengnya juga.

“Foto sekarang!” Pekik suzy. Dengan perasaan campur aduk, minho mengambil gambar itu.

“Wah.. tampan sekali uri myungsoo.. kau terlihat serasi denganku” ucap suzy semangat. Jantung myungsoo bahkan tak sanggup menahan dayanya lagi. Ia lalu merampas kameranya kasar dan segera keluar dari ruangan itu. Suzy tersentak. Ia memandang kepergian myungsoo bingung.

“Omo! Lucu sekali namja itu” pekiknya. Ia lalu melirik minho yang nampak sudah tak tahan dengan adegan myungsoo dan suzy tadi.

“Kkaja!” Suzy mengambil tas nya dan segera keluar lewat pintu belakang. Minho hanya mengekori suzy.

***

“Pabbo! Pabbo! Pabbo! Pabbo! Pabbo! Pa..”

“Yak apa yang kau lakukan huh?” Sela jong in setelah melihat myungsoo memukul mukul pelan kepalanya sendiri.

“Nan jeongmal pabbo!” Pekiknya lalu segera berlari ke ruangan khusus yang suzy tempati tadi. Jong in hanya memandang myungsoo aneh.

Setelah sampai, ia sudah tak melihat suzy lagi. Hanya secarik kertas yang ditinggalkannya

Namja menarik. Suzy tertarik

Myungsoo tersenyum penuh arti setelah membaca empat kata yang sangat bermakna baginya itu. Ia lalu mencium kertas itu lama. Meresapi wangi flamboyan sang empunya tulisan.

‘Oh God! This is the great day for me!’ Batinnya.

Drrrt.. ponselnya bergetar. Ia lalu mengecek ponselnya

Wartawan Yoo

Ia lalu mengangkatnya

“Myungsoo-ah.. soojung masuk rumah sakit!” Pekik seorang namja yang tak lain adalah seungho. Myungsoo membulatkan matanya.

“MWO?!” pekiknya.

***TBC***

Annyeong readers! New FF about myungzy? Oh Amadoyo. Seperti biasa part awal merupakan perkenalan tokoh. Udah jelas karakter suzy disini? Baiklah mari kita rombak suzy yang innocent menjadi suzy yang ‘sedikit nakal?’ Hehehe RCL yah. Don’t bash

Gomapta bow~

😀

139 thoughts on “FF FANATIC PART 1

  1. Karakter suzynya berubah ni jadi bad girl
    Karakter myungsoonya disini fanatik banget sama suzynya
    Gak sabar buat dapet passwordnya thor
    Aku pengen baca sampai tuntas
    Fighting thor ffnya keren

Tinggalkan Balasan Anda, Dear

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s