FF FANATIC PART 2

image

Title: FANATIC
Author: @vhyra_pabbo
Genre: Romance, drama, family, etc.
Main Cast: Kim Myungsoo, Bae Suzy, Choi Minho
Sub Cast: Jung Soojung, Park Jiyeon, Kim Jong In, Yoo Seungho, Choi Sulli, OC’s, etc.
Length: Chaptered

Warning: Ini adalah cerita yang saya buat murni dari pikiran saya. Cerita ini hanya fiktif belaka. kalau ada kesamaan tokoh, tempat, dan cerita itu merupakan bukan kesengajaan. Ghamsahamnida~ Bow

Happy Reading!

***

Previous Part:

Drrrt.. ponselnya bergetar. Ia lalu mengecek ponselnya

Wartawan Yoo

Ia lalu mengangkatnya

“Myungsoo-ah.. soojung masuk rumah sakit!” Pekik seorang namja yang tak lain adalah seungho. Myungsoo membulatkan matanya.

“MWO?!” pekiknya.

***PART 2***

“Soojung-ah?” Ucap myungsoo pelan. Soojung yang tengah berbaring menghadap kiri sontak berbalik menghadap sumber suara itu.

“Oppa..” gumamnya pelan. Matanya berkaca kaca.

“Yak kenapa wajah dan badanmu penuh luka luka eoh?!” Pekiknya setelah melihat keadaan soojung yang babak belur. Soojung memalingkan wajahnya. Ia memilih diam.

“Yak jawab soojung-ah!” Seungho dan jiyeon yang berada di ruangan itu memilih keluar karena tak ingin mengganggu privasi kedua insan itu.

Soojung menggeleng pelan tanpa menatap myungsoo

“Kalau kau tak jawab aku akan meninggalkanmu sendiri di sini!” Teriak myungsoo frustasi.

“Pergi saja! Tak usah mengurusiku!” Pekik soojung kemudian. Ia lalu menarik selimutnya sampai menutupi semua badannya.

“Aish jinjja.. anak ini..” myungsoo menjambak rambutnya frustasi. Dia lantas keluar dari ruangan serba putih itu.

Soojung. Dia menangis sesenggukan dalam selimut itu.

***

“Gwaenchana?” Tanya jiyeon tiba tiba. Myungsoo yang tengah melamun di taman rumah sakit seketika tersentak

“Mana seungho?” Jiyeon lalu duduk di samping myungsoo

“Dia sudah pulang. Ada urusan mendadak”

Myungsoo menghela nafas berat.

“Gwaenchana?” Tanyanya lagi

“Aniya..” ucap myungsoo tak bertenaga. Padahal hari ini ia sangat amat bahagia karena suzy dan sekarang ia harus bersedih lagi karena soojung.

“Soojung akan baik baik saja. Dia hanya patah tulang di lengannya gheuragu.. babak belur dibeberapa sisi” tutur jiyeon lembut

“Waeyo?” Jiyeon mendongak

“Waeyo soojung babak belur? Dan siapa yang berani membuatnya babak belur eoh?” Ucapnya tajam

“Aku tak berhak memberitahumu. Kau tanya saja pada soojung” jiyeon bangkit dari tempat duduknya

“Nan kkayo” jiyeon lalu berlalu dari hadapan myungsoo.

***

Myungsoo berjalan pelan memasuki ruangan itu lagi.

“Soojung-ah..” ucapnya pelan. Ia lalu menghampiri soojung yang nampak masih menutup badannya dengan selimut.

“Tak apa kau tak mau menceritakan kenapa kau ba..”

“Apa kalau aku memberitahumu kau akan menghajar orang itu eoh?!” Sergah soojung cepat. Mata myungsoo membulat

“Siapa orangnya? Huh?!” Pekiknya tak sabar

“Bae Yerin” gumamnya

“Bae.. bae yerin?!” Pekik myungsoo tak percaya

“Ne! Suzy yeodongsaeng!” Pekik soojung tak mau kalah. Myungsoo menatap soojung tak percaya

“Apa kau ingin menghajarnya?!” Oktaf soojung meninggi. Myungsoo terdiam.

“Kenapa oppa diam huh?!” Tanya soojung sarkasme

“Pasti ada alasannya kenapa dia menghajarmu hingga kau babak belur kan?!” Oktaf myungsoo ikut ikutan meninggi

“Yak oppa.. kau membentakku? Apa aku yang salah eoh?” Ucap soojung pelan

“Apa yang telah kau perbuat pada yerin sehingga dia membuatmu begini?” Desak myungsoo seakan tak peduli dengan ucapan soojung barusan

“OPPA!” bentaknya. Matanya berkaca kaca lagi

“Apa yang telah kau perbuat padanya anak nakal?!” Bentak myungsoo kemudian

“Keluar oppa! KELUAR!” pekiknya sambil berusaha bangkit dari kasurnya.

“Yak jangan bangkit dulu. Lenganmu masih patah!” Myungsoo mencegat cepat perbuatan yang akan soojung lakukan

“Apa kau peduli eoh?! KELUAR!”

“Jinjja..” myungsoo mengepalkan tangannya

“Gheurae.. katakanlah.. aku tak akan membentakmu lagi” nada myungsoo melunak. Soojung memandang myungsoo sejenak

“Yerin.. dia membullyku bersama kelima chingunya. Mereka mengeroyokku karena mereka pikir.. aku ingin merebut namjachingunya. Padahal…aku sama sekali tak mendekatinya. Dia yang mendekatiku oppa..” soojung menghela nafasnya

“Jeongmal?! Kenapa kau tak melawan kalau kau tak salah eoh?!” Pekiknya

“Mereka tak mau mendengar penjelasanku. Gheuraegu, walaupun yerin sangat cantik. Kheundae, dia tak bisa menandingi kecantikanku oppa. Kecuali eonnienya yang artis itu” ucap soojung sinis

“Mungkin dia iri padaku karena banyak namja yang menyukaiku”

“ckk..Jinjja..” myungsoo menggeleng pelan.

“Kheundae.. tak ada satupun yang aku sukai. Taemune.. Aku menyukai namja lain..” gumamnya kemudian namun tak terdengar jelas oleh myungsoo

“Mianhae.. aku telah kasar padamu. Kheundae.. aku tak bisa membalas perlakuan mereka. Taemune.. bae yerin..”

“Sudahlah..lupakan.. kau pulanglah.. kau harus bekerja besok. Jangan pedulikan aku” soojung kembali menarik selimutnya. Myungsoo tersenyum

“Mian.. Nan kkayo. Annyeong” ucap myungsoo sambil mencium puncak kepala soojung namun soojung tak berbalik dan tetap pada posisinya. Ia tersenyum lirih.

***

Myungsoo tengah menyaksikan berita di televisi lokal mengenai kecelakaan seorang public fjigure yang membuat sang artis harus meringkuk di dalam rumah sakit.

Nama bae suzy masuk dalam daftar artis yang mengalami kecelakaan tersebut.

Myungsoo membulatkan matanya tak percaya.

‘Aku baru saja bertemu dengannya semalam. Dan dia sekarang berada di rumah sakit! Apa yang terjadi semalam huh?’ Batinnya shock. Ia tak dapat berkata apa apa. Ia juga baru saja mendapatkan berita itu. Padahal ia selalu up to date jika berhubungan dengan suzy.

Dikabarkan ia mengalami kecelakaan setelah mobil yang dikendarai choi minho mengalami blong pada rem nya. Di duga artis bae suzy dan aktor choi minho kecelakaan setelah pulang berkencan.

“Yak itu tidak benar!” Pekik myungsoo geram

“Yak! Kenapa kau bermalas malasan huh? Segera bekerja!” Teriak seorang namja yang merupakan bos dalam kantor itu

“Diam! Ini lebih penting dari segalanya!” Balasnya sambil tetap menatap layar LCD itu

“Yak kau membentak bos mu sendiri huh? Apa belum cukup aku memberimu sanksi waktu kau mengganggu makan siang bae suzy? Apa kau mau aku pecat huh?” Pekik bos itu tak kalah garang. Myungsoo sontak berbalik kaku.

“Jwoseunghamnida..” myungsoo membungkuk beberapa kali.

“Ne. Kau pergilah ke lokasi bae suzy di rawat” ucap bos itu kemudian. Myungsoo mengangguk sambil memberi hormat.

Ia berlari mengambil tas yang selalu dibawanya lalu bergegas ke lokasi itu.

‘Tunggu aku suzy-ah..’ batinnya. Wajahnya kalut.

***

Para awak media menjamur di dalam rumah sakit internasional itu. Myungsoo yang baru saja memarkir motornya langsung berlari ke dalam rumah sakit itu. Ia mencari kamar tempat suzy dirawat.

Myungsoo melihat sangat banyak media massa yang menunggu di luar kamar ber label 201 itu. Tanpa babibu ia langsung menyerocos manusia manusia itu. Mencoba yang terdepan. Namun sayang, kamar itu tertutup rapat dan dijaga ketat.

Myungsoo tak kehabisan akal. Ia mencoba mencari cara agar bisa memasuki kamar sang artis tersebut.

‘Apa aku harus membuat onar lagi huh?’ Batinnya. Ia lalu berlari menuju tangga darurat. Di sana terdapat alarm kebakaran. Ia menyunggingkan bibirnya dan lantas membunyikannya.

Huru hara bunyi alarm terdengar ricuh.

Gemuruh langkah kaki bersahut sahutan. Teriakan pun tak hentinya berkumandang. Myungsoo tersenyum puas

‘Ini gila! Hahaha’ batinnya.

Ia lalu berlari menuju kamar suzy.

Nampak sang bodyguard berusaha memedamkan kerusuhan yang terjadi. Ada beberapa staf yang mencoba mengecek kembali alarm palsu tersebut.

Myungsoo lantas memanfaatkan kesempatan emas itu. Ia sukses masuk ke dalam kamar suzy.

***

Mata yeoja cantik itu tertutup rapat. Wajah cantiknya seakan tak luntur tanpa polesan make up apapun.

Untung saja tak ada yang menjaga suzy. Ia sendiri dalam kamar yang sangat luas itu. Ia juga heran mengapa tak ada keluarga yang menjenguknya. Padahal myungsoo tau, suzy mempunyai seorang adik perempuan. Walaupun kedua orang tuanya sudah lama meninggal. Dan lagi, dia juga tau bahwa suzy mempunyai banyak keluarga di gwangju.

‘Mengapa satupun tak ada yang menjenguknya?’ Batinnya sambil memandang wajah polos suzy saat tidur. Ia mulai mendekat.

Kamera itu mulai beraksi. Ia lalu memotret wajah suzy yang tertidur.

‘Bahkan wajahnya sangat cantik saat ia tak menggunakan make up!’ pekiknya dalam hati. Ia lalu mencoba membelai wajah suzy.

Terdengar suara decitan pintu. Ia lalu buru buru sembunyi ke dalam bawah tempat tidur yang terlindungi oleh seprai panjang.

Terlihat sang bodyguard masuk untuk memastikan bahwa bae suzy baik baik saja setelah mengetahui bahwa ada orang yang iseng bermain main dengan alarm kebakaran. Bodyguard itu lalu keluar lagi.

Myungsoo yang mengintip lalu menghela nafas lega. Ia bergegas keluar dari persembunyiannya.

“Suzy..” gumamnya.

“Aku sangat bersyukur kau tak apa..” gumamnya lagi

Myungsoo menatap seluruh tubuh suzy. Ia melihat perban di tangan kanan suzy. Ia juga melihat perban yang melingkar di kepala suzy.

“Untung saja.. kau tak mengalami koma” ia mencoba membelai wajah suzy lagi.

Mata suzy terbuka sempurna

“Apa yang kau lakukan dengan pipiku eoh?” Sembur suzy langsung.

‘Apa dia sudah sadar daritadi huh?’ Batin myungsoo sambil melepaskan tangannya dari pipi suzy salah tingkah

“Aniya.. mianhae..” ucapnya pelan. Sangat pelan.

“Ne?” Suzy tersenyum menggoda. Myungsoo menelan ludahnya gugup

‘Rileks myungsoo. Rileks’ batinnya

“Memecahkan kaca di cafe.. membunyikan alarm palsu..” gumam suzy sambil tersenyum penuh arti

‘Jleb.. jadi dia tau..aku yang membunyikan alarm itu’

“bagaimana kau bisa masuk?” Tanya suzy sambil berusaha untuk duduk. Myungsoo langsung membantunya agar suzy dapat terduduk.

“Aku..ak..aku..”

“Hahaha tak usah kau jawab. Bukankah aku sudah menyebutnya?” Tawa suzy meledak. Suzy yang melihat pintu akan terbuka sontak mendorong myungsoo untuk segera ke bawah tempat tidurnya.

“Anda sudah sadar?” Ucap salah satu bodyguard setelah mendengar suara tawa dari dalam.

“Ne” balas suzy singkat sambil memainkan ponselnya.

“Jwoseunghamnida..sepertinya tadi anda tertawa sendiri? Gwaenchana?”

“Aku sedang menonton acara tv di ponselku” balasnya santai. Namja kekar itu mengangguk mengerti lalu bergegas menutup pintu kembali.

“Keluarlah..” ucap suzy kepada myungsoo

“Apa kau tak keberatan aku memasuki kamarmu? Kenapa kau tak melaporkanku?” Mata myungsoo sukses membulat

“Aniya. Aku sangat menyukaimu” ucap suzy sambil tersenyum menggoda

“M-mwo?” Matanya membulat lagi

“Maksudku..aku menyukai usahamu. Kau ingin apa dariku huh?” Suzy mencomot apel yang berada di meja dekat ranjangnya dan mengunyahnya

“Mwo?!” Pekiknya pelan

“Apa yang kau inginkan dariku?” Suzy lalu membuang apel yang sudah di gigit itu

“Aku.. ingin menjadi suamimu” gumamnya pelan tanpa sadar

Tawa suzy meledak. Wajah myungsoo memerah.

‘pabbo! Apa yang aku katakan eoh?’ Batinnya. Ia memukul kepalanya pelan

“Bisa saja” ucap suzy setelah tawanya berhenti. Nafas myungsoo tercekat. Ia sukses melototkan matanya.

‘Aku tak salah dengar kan?’

“Kau duduklah dulu. Apa kau tak lelah berdiri terus huh?” Myungsoo langsung mengambil kursi dan duduk tepat di samping suzy. Dengan jarak dekat.

‘Oh God!’

“Walaupun sangat banyak namja gila di luar sana yang merupakan fans ku. Tapi tak ada yang se gila kau” suzy tersenyum hangat menatap myungsoo. Myungsoo memalingkan wajahnya.

Suzy lantas memegang wajah myungsoo dengan kedua tangannya agar myungsoo berbalik menatapnya

“Kheundae.. aku tertarik padamu” suzy menatap manik mata myungsoo langsung. Myungsoo seakan terhipnotis. Ia memajukan wajahnya ke wajah suzy. Suzy lantas membulatkan matanya.

“Eonnie?!” Pekik seorang yeoja yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan itu.

Myungsoo sontak menghentikan aksinya. Ia memukul kepalanya lagi.

“Nuguseyo?” Ucapnya manja sembari menghampiri suzy. Ia membawa banyak makanan

“Dia teman eonnie dari gwangju” sergah suzy cepat sebelum myungsoo membuka mulutnya. Myungsoo menghela nafas lega.

‘Suzy daebak!’ Pekiknya dalam hati. Yeoja yang merupakan adik suzy itu terlihat memperhatikan wajah myungsoo. Yeoja itu bernama bae yerin.

“Nuguyeo?” Tanya yerin kepada teman temannya setelah melihat namja tampan yang mengantar soojung menggunakan motor.

“Katanya itu adalah oppa soojung. Hmm.. bukan kakak kandung. sepertinya namja itu memungut soojung dari tempat asalnya” ujar rekan yerin yang paling up to date mengenai soojung.

Yerin mengangguk

“Dia sangat tampan yah” ucapnya sambil terus memperhatikan namja itu.

“Yak kau sudah punya park jihoo” pekik teman yang lainnya.

“Neo.. oppa soojung?” Tanya yerin tiba tiba. Myungsoo mengangguk

“Soojung nugu?” Tanya suzy kemudian

“Dia hanyalah yeoja penggoda namjachingu orang” ucapnya sinis. Myungsoo mengepalkan tangannya.

“Katanya.. kehidupan soojung sangat memprihatinkan. Bahkan eommanya sendiri membencinya”

“Katanya… eommanya mau menjualnya pada ahjussi ahjussi kaya agar ia mendapatkan u..”

“Cukup!” Pekik myungsoo menyela ucapan yerin. Yerin tersenyum angkuh.

“Kau mau apa eoh?” Ucap yerin sinis

Plakk!!

Myungsoo membulatkan matanya.

“Jaga bicaramu yerin-ah!” pekik suzy kemudian setelah ia sukses menampar adiknya sendiri

“Eonnie..” yerin memegang bekas tamparan itu sambil membulatkan matanya tak percaya. Ia lalu berlari keluar dari ruangan itu.

Suara dentuman keras pintu menggema di ruangan serba putih itu.

Suzy menggeleng pelan.

“Dasar anak nakal..” gumam suzy

“Gomawo..” ucap myungsoo pelan

“untuk?”

“Ahh gwaenchana..” balas myungsoo salah tingkah

By the way.. apa yang akan kau lakukan tadi huh?” Lagi lagi Suzy tersenyum menggoda

“Ne?”

“Jinjja.. kau kembali lah nanti. Saat kau tak gugup lagi berhadapan denganku. Kau sangat membosankan ternyata” suzy kembali membaringkan badannya. Ia lalu tidur membelakangi myungsoo.

“Aku akan segera kembali!” Pekiknya lalu segera keluar dari kamar itu. Ia berlari menerobos para bodyguard kekar itu.

Suzy menahan tawanya

‘Namja yang sangat menarik’

***

Bae suzy mengalami kecelakaan mobil bersama choi minho saat pulang dari rapat agensinya.

Keadaan minho sekarang sedang kritis sedangkan keadaan suzy sudah membaik walaupun dia harus cuti beberapa minggu dari jadwal iklan dan beberapa jadwal lainnya karena ia mengalami cidera kepala.

Myungsoo membaca berita di sebuah tabloid terkenal di kota itu.

Ia tersenyum puas melihat gambar yang dipasang di dalam artikel itu.

Itu adalah berita yang ia buat. Para staf hingga bos kagum dengan myungsoo karena telah mendapat foto suzy padahal wartawan lain tak ada yang mendapatkannya. Myungsoo berusaha menutupi kejadian suzy dan minho  yang memasuki bar dengan menggantinya dengan kalimat lain.

Itu adalah foto yang myungsoo ambil ketika suzy tertidur. Berpura pura tertidur lebih tepatnya. Ada beberapa pose lagi yang tersimpan di kamera myungsoo namun ia lebih menyukai foto yang ia terbitkan itu.

“Wajahnya sangat cantik yah. Sangat natural saat tak memakai make up” puji salah satu staf yang berada di dekat myungsoo. Myungsoo hanya tertawa simpul.

“Kau sangat daebak myungsoo-ah.. gajimu bulan ini akan saya naikkan sepuluh persen” ujar sang bos senang.

‘Langkah selanjutnya.. membuat seorang myungsoo sederajat denga suzy. Agar impian bersanding dengan suzy tak hanya angan angan semata’ batinnya. Ia tersenyum puas.

***

Suzy menatap langit langit kamar rumah sakit sambil berbaring.

Ia menelusuri ingatan masa lalunya. Saat kedua orang tuanya masih ada.

Saat eommanya meninggal lebih dahulu.

Saat ia berusia 14 tahun.

Saat appanya hampir saja menjualnya pada ahjussi ahjussi kaya. Namun suzy berhasil kabur.

Dan saat appanya menyusul eommanya ke surga. Mungkin. Mengingat appa suzy yang tega padanya.

Dan yerin yang saat itu berusia 6 tahun. Tak tahu keadaan eonnienya. Bahkan dengan santainya ia berkata seperti itu di hadapan suzy tadi. Membuatnya harus mengingat kejadian itu lagi.

Sekarang, ia sudah mendapatkan semua yang ia inginkan.

Namun masa lalu itu senantiasa menghantuinya. Ia takut, orang orang akan tau masa lalu yang selama ini ia tutup tutupi itu.

Bahkan keluarganya yang berada di gwangju yang seakan tak peduli dengan suzy dahulu juga enggan menemui suzy lagi setelah suzy mendesak mereka agar menjauh dari suzy.

Jahat memang. Tapi ia tak ingin siapapun tahu masa lalunya yang kelam.

Hal yang dicapainya saat ini bukanlah hal mudah yang ia hadapi selama ini. Ia bekerja sangat keras.

“Gomawo atas masa lalu itu. Itu membuatku berambisi mendapatkan yang lebih..” gumamnya.

***

“Bagaimana keadaan minho?” Tanya suzy kepada suster yang baru saja mengganti selang infusnya

“Dia masih berada dalam ruangan ICU karena dia belum juga sadar” tutur sang suster

Suzy senantiasa tersenyum sepanjang perjalanan pulang.

Minho yang sedaritadi melihat tingkah suzy pun tak tenang.

“Apa yang sedang kau pikirkan? Sepertinya sangat menyenangkanmu” ucap minho sinis

“Kim.myungsoo” suzy tertawa pelan

“Kau serius? Kau punya perasaan apa padanya?”

“Mollayo. Hanya saja, dia namja yang sangat menarik. Dan langka. Aku ingin sedikit bermain main padanya” suzy terkikik geli

“Ckk.. jinjja.. kau mulai lagi” decak minho kesal

“Kalau dia adalah artis. Mungkin dia akan tersandung skandal denganku. Sangat menyenangkan bukan?”

Minho mendengus

“Kalau kau berskandal denganku, eotthae?”

“Biasa saja. Kau kan temanku. Jadi aku biasa saja” balas suzy santai. Minho sontak menaikkan kecepatan mobilnya.

“Yak! Patuhi traffic light minho-ah! Jangan sampai ada polisi dan dia melihat kita. Maka besok internet dan surat kabar akan penuh dengan berita kita”

Minho berusaha me rem mobilnya, namun apa daya. Remnya blong.

Minho refleks membelokkan mobilnya ke bahu jalan.

Tabrakan tunggal itu tak terelakkan lagi.

Serene mobil ambulance seketika menggema di lokasi tersebut.

Samar samar, suzy melihat minho diangkat di atas tandu dengan mengeluarkan banyak darah.

‘Mian.. aku belum bisa melihatmu. Semoga kau cepat sadar minho-ah..’ batinnya.

***

“Gwaenchana?” Tanya myungsoo setelah melihat keadaan soojung yang mulai bisa menggerakan tangan kanannya

“Aku ingin pulang” desaknya

“Satu hari lagi ne?” Soojung mengerucutkan bibirnya.

“Aku mau pulang oppa!” Pekiknya

“Anak nakal. Yak menunggu satu hari lagi apa susahnya eoh?”

“Aku jadi jarang melihatmu. Walaupun dirumah pun begitu. Kheundae.. aku juga ingin ikut denganmu ke bar oppa. Aku bosan di sini”

“Kau.. tau aku bekerja di bar?”

“Tentu saja! Aku pernah melihatmu membolak balikkan botol seperti ini” soojung mempraktekkan gaya seorang bartender. Myungsoo tertawa pelan melihat aksi soojung. Ia lalu mengusap kepala soojung.

Soojung menghentikan gerakannya. Ia lantas menatap mata myungsoo dalam.

“Oppa.. aku menyukaimu” ucap soojung kemudian

“Mwo?!” Pekiknya

“Eotthae? Aktingku bagus huh? Aku ingin menjadi artis seperti bae suzy itu”

Myungsoo menggaruk tengkuknya salah tingkah

“Syukurlah.. aku kira kau serius” myungsoo mengusap kepala soojung lagi sambil tersenyum

“Kalau aku serius.. apa yang akan kau katakan huh?”

“Mian.. aku hanya menganggapku adikku. Teumune.. aku menyukai yeoja lain. Apakah jawabannya terdengar jahat?” Gurau myungsoo. Soojung menatap myungsoo tajam

“Kalau aku adalah seorang artis. Apakah kau akan mengidolakanku seperti bae suzy huh?” Ucapnya sinis

“Yak kau ini kenapa huh?”

“Sudahlah..lupakan.. kau pulanglah..aku ngantuk” soojung kembali berbaring. Namun matanya masih terbuka.

***

Para wartawan yang dari kemarin berjamur di depan kamar suzy berangsur angsur mulai berkurang.

Myungsoo yang berjalan pelan menuju kamar suzy lantas menghentikan langkahnya. Ia melihat dua bodyguard berdiri di depan pintu kamar suzy.

‘Apa yang harus aku lakukan agar bisa masuk ke dalam eoh?’ Batin myungsoo yang tengah menenteng sebuah kotak besar berisi boneka anjing raksasa berwarna cokelat yang berbulu lebat. Hadiah yang aneh memang. Tapi setau myungsoo, suzy sangat fanatik dengan anjing.

‘Tak mungkin dengan cara kemarin. Pasti akan ketahuan’ pikirnya

Ia lantas melirik kotak yang ia pegangnya.

‘Omo!’

***

“Silyehamnida.. saya ingin mengantarkan kiriman dari fans suzy” ucap myungsoo sambil berusaha menyembunyikan identitas dirinya dari para wartawan yang mengenalnya dan bodyguard di hadapannya.

“Anda serahkan saja kepada kami. Biar kami yang antarkan” balas bodyguard yang satunya

Ada beberapa wartawan yang sempat memandang myungsoo aneh. Namun pikiran pikiran itu di hapuskan begitu saja. Ia tak mau salah sangka.

“Saya ingin mengantarnya langsung taemune.. suzy sendiri yang ingin saya masuk langsung mengantarnya” suara myungsoo meninggi mengisyaratkan bahwa semoga suzy mendengarnya dan menyuruh sang bodyguard agar ia bisa masuk.

“Anda siapanya? Jangan jangan anda wartawan gelap?” Terka bodyguard yang berbadan agak tinggi dari myungsoo

“Aniya! Jebal.. izinkan saya masuk..” ucapnya memohon

‘Jinjja.. konyol sekali caraku ini.aish..’ batinnya

Kedua bodyguard itu lalu berbisik bisik. Bodyguard yang satunya lalu masuk ke dalam kamar suzy.

Selang beberapa detik ia keluar lagi

“Kau masuklah.. katanya kau adalah keluarganya dari gwangju” ucap sang bodyguard kemudian. Myungsoo termenung beberapa detik.

“Masuklah tuan..” ucapan bodyguard itu menghentikan lamunan myungsoo. Ia lalu masuk ke dalam dengan perasaan campur aduk.

***

“Gomawo suzy-ssi..” myungsoo berjalan pelan menuju suzy yang sudah terduduk di atas kasurnya.

“Suzy-ah..” ucap suzy

“Ne?” Myungsoo bingung dengan ucapan suzy barusan

“Panggil aku suzy-ah.. jangan terlalu formal. Aku ingin kita terlihat akrab” suzy mengeluarkan eyesmilenya

“Ah.. ne.. suzy-ah.. ige..untukmu” myungsoo lalu menyerahkan sebuah kotak berwarna pink berpita ungu itu kepada suzy

“Ige..mwoya?”

“buka saja” suzy lalu membuka kotak itu perlahan lahan.

Setelah ia melihat isinya, mata suzy membulat.

“Damon? Damon duplicate?” Gumamnya

“Eotthae?” Tanya myungsoo penasaran

“Jhoa!” Pekiknya kemudian

“Nan jhoa!” Suzy lalu memeluk boneka itu erat sambil tersenyum bahagia. Myungsoo menyunggingkan senyumannya.

“Kemari myungsoo-ah..” ucap suzy kemudian sambil menggerakkan jarinya

“Ne?” Myungsoo memajukan wajahnya

Cup~

Myungsoo membulatkan matanya.

Ciuman hangat suzy membekas di pipi kanannya. Ia lantas memegang pipinya tak percaya

“Gomawo..” ucap suzy sambil tersenyum

Myungsoo masih tak bergeming. Ia seakan akan berada di sebuah taman bunga tulip yang indah dan berwarna.

‘Oh God! I am a lucky fan!’ Batinnya

“Apa kau masih ingat apa yang aku katakan padamu tempo hari eoh? Kalau kau datang kesini lagi. Kau harus menjadi namja yang tak gugup lagi. Jangan menjadi namja membosankan” ujar suzy setelah melihat myungsoo tak bergeming.

“Myungsoo-ah..”

“Apa aku boleh menciummu?” Ucap myungsoo setelah tersadar dari lamunannya. Tawa suzy meledak.

“Hahaha.. bukan itu maksudku. Dasar namja nakal” suzy memukul pelan pundak myungsoo. Myungsoo langsung menangkap tangan suzy.

Suzy tersentak.

‘Apa yang akan dilakukannya eoh?’ Batin suzy gugup

Wajah myungsoo mendekat ke arah suzy. Mata suzy membulat sempurna

“Aku rasa aku sudah tergila gila padamu. Kau harus berhati hati.. aku bukanlah namja yang mengenal istilah pantang menyerah” bisiknya. Suzy membalikkan wajahnya ke arah myungsoo.

Wajahnya berjarak sangat dekat dengan wajah tampan myungsoo.

“Gheurae.. apa yang akan kau lakukan eoh?” Ucap suzy sambil menatap manik mata myungsoo dengan jarak sedekat itu. Myungsoo menyunggingkan bibirnya

“Apapun..”

suzy tersenyum

“Apakah aku sudah terlihat berani eoh?” Gumam myungsoo pelan. Terdengar seperti bisikan halus.

“Kau sangat berani” Suzy tersenyum penuh arti. Mereka masih dalam posisi itu

“Aku tak akan melakukannya sekarang. Kheundae, nanti. Saat kita sudah resmi” bisik myungsoo lagi. Mata suzy membulat.

“Mwo?”

Myungsoo mengetuk ngetuk bibirnya. Suzy mendecak.

“Aku rasa aku harus waspada padamu tuan kim”

“Pasti” myungsoo lalu beranjak dari kasur suzy. Ia mengambil tasnya dan mengeluarkan kameranya.

KLIK!

KLIK!

KLIK!

“Gheumane..” ucap suzy sambil tertawa pelan

KLIK!

KLIK!

“Yak gheumane.. kau harus membayarku” canda suzy

“Nanti.. saat aku sudah sederajat denganmu. Apapun yang kau inginkan. Akan ku kabulkan” ucapnya sambil terus memotret suzy.

‘Jinjja.. namja ini bukan fans fanatik biasa’ batin suzy

“Itulah bayarannya..” lanjut myungsoo kemudian.

“Kheundae.. apa yang akan kau lakukan agar kau dapat sederajat denganku eoh?”

Myungsoo menyunggingkan bibirnya.

***TBC***

Annyeong readers! This FF is too much boring, right?😄
Mianhae.. ._.v

Sorry lama ngepost nya karena kendala paket internet saya yg udah habis. Jadi baru daftar lagi. Hahahaha #lahkokcurhat

Eotthae? Lanjut apa kagak nih?

RCL yah

Gomapta bow~

😀

115 thoughts on “FF FANATIC PART 2

  1. Hoho apa yg bkal dlakuin myungsoo biar bsa sderajat sm suzy?
    Soojoong bilang dia suka sma namja lain,,siapa?apa myung?andwae jgn smpe!

  2. ah. trnyata masa lalu suzy suram jga ya. pantas aja dia marah sma yeodongsaengnya.😦
    wahh. apa myung bakal bener jadi org sukses ?
    semoga aja. ^^

  3. Suzy memiliki masa lalu seperti itu? :O aigoo… Pantas paja yerim langsung ditampar😡

    hoho myung udah mulai berani xixi😀 joha (y)

  4. yeay myungpa udah mulai gentle, fanatik banget yahhh myungpa, moga aja itu bukan sekedar suka sebagai fans tapi udah ke tahap cinta hehe

  5. Masa lalu suzy dan soojung sma” kelam …😦
    uwaahh … myungie bener” gokil dan obsesinya ternyata besr bngt ke suzy …
    Makinnnn seruuu ceritanya … neomu neomu joha … *^^*
    Langsung terbngke part 3 deh … ^o^

  6. myung bener2 nekat y. Makin seru. salut sama sikap pantang nyerah nya myungsoo. Pasti suatu saat myung bisa bakal sejajar sma suzy kok. Dan salut jg buat suzy. Ternyata masa lalunya buruk jg. Untung suzy bisa kabur dulu. Perjuangannya pasti keras bgt buat bisa sampe kaya sekarang.

  7. apa rencana myungso biar bisa sederajat sama suzy??
    gila gila bener ni myungsoo,,bukan fanatik jadinya
    tapi myungsoo bener bener tergila2 sama suzy,,a.k.a fallin in love

  8. myungsoo gila bgt apa” yang berhubungan dgn suzy jdi gila bgitu..
    yahh suka bgt karakter smua tokohnya disini apa lgi dgn suzy dan Myungsoo jarang” baca ff dengan karakter zy eonni dan Myungsoo yang bgini

  9. apa yang bakal dilakuin myungsoo? jadi aktor? hah? for god’s sake?!
    dan melihat suzy mengingat masa lalu membuatku teringat pada cheon song yi yang baru saja melahirkan anak tapi bukan dari do minjoon😀

  10. omo myung nekat ya,haha gokil nih,
    tapi salut sama tiap cast yang ada,setiap castnya pantang menyerah banget, myung yg terus berusaha dket ama suzy n suzy yg terus kerja keras walopun masa lalunya kelam..
    penasaran sama cara yg bakal d lakuin myung biar sderajat sama suzy..hehee langsung terbang ke part selanjutnya *sambil lambai lambai

  11. Kira2 apaya yg akan dilakuin sama myungsoo biar dia sederejat sama suzy
    Myungsoonya makin fanatik ni sama suzy
    Masa lalu suzy suram ya
    Kasihannnnnnn

Tinggalkan Balasan Anda, Dear

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s