FF FANATIC PART 3

image

Title: FANATIC
Author: @vhyra_pabbo
Genre: Romance, drama, family, etc.
Main Cast: Kim Myungsoo, Bae Suzy, Choi Minho
Sub Cast: Jung Soojung, Park Jiyeon, Kim Jong In, Yoo Seungho, Choi Sulli, OC’s, etc.
Length: Chaptered

Warning: Ini adalah cerita yang saya buat murni dari pikiran saya. Cerita ini hanya fiktif belaka. kalau ada kesamaan tokoh, tempat, dan cerita itu merupakan bukan kesengajaan. Ghamsahamnida~ Bow

Happy Reading!

***

Previous Part:

“Kheundae.. apa yang akan kau lakukan agar kau dapat sederajat denganku eoh?”

Myungsoo menyunggingkan bibirnya.

***PART 3***

“Liat saja nanti” ucap myungsoo. Ia lalu berjalan menuju tempat sampah dan mengambil apel yang sudah suzy buang tadi.

Suzy memandang myungsoo heran

“Yak itu sudah kotor!” Sergah suzy cepat. Myungsoo lalu menaruh apel itu di meja. Ia mengatur angle yang pas untuk si apel.

KLIK!

Gambar apel yang telah digigit itu tersimpan dalam memory kamera myungsoo

Suzy terperangah

“Akan kuawetkan” ucap myungsoo kemudian sambil tersenyum ke arah suzy

“Ckk. Kau tidak waras” decak suzy heran

“Apapun tentang bae suzy..harus selalu diabadikan” myungsoo lalu kembali ke kursinya dan mendekatkan wajahnya ke arah suzy

“Nan kkayo..” bisiknya halus. Suzy mendecak lagi.

Myungsoo lalu beranjak dari tempatnya. Ia sedikit merapikan penyamarannya.

Ia lantas berjalan menuju pintu keluar sambil sesekali membalikkan kepalanya ke arah suzy sambil tersenyum manis

“Ckk” decak suzy lagi.

***

Soojung yang duduk di dalam bar dekat tas myungsoo mengutak atik ransel hitam itu.

Di dalamnya terdapat kamera DSLR dan peralatan yang berhubungan dengan profesi wartawannya.

Tangannya tak sengaja meraba benda keras berbentuk bulat tak beraturan. Ia lalu mengeluarkan benda itu.

“Apel sisa yang di awetkan?” Gumamnya

‘Kenapa myungsoo oppa menyimpan benda seperti ini eoh?’ Batinnya sembari memandang myungsoo yang tengah asyik meracik minuman.

Ia lalu membawa apel itu menuju myungsoo dengan maksud meminta penjelasan akan benda aneh itu

“Ige mwoya oppa?” Ucapnya datar sembari memperlihatkan benda itu kepada myungsoo. Myungsoo sontak merampas apel bekas itu dari tangan soojung

“Ige mwoya?!” Pekiknya

“Bukan apa apa. Hanya benda keberuntungan. Sudahlah.. pulanglah.. sekarang sudah larut malam. Kau harus sekolah besok” ucapnya gugup

“Awas saja kalau aku sampai mengetahui sesuatu” ancam soojung lalu bergegas pergi dari tempat itu.

‘Huft.. soojung berbahaya!’ Pekiknya dalam hati. Ia lalu mengamati benda itu sambil tersenyum.

‘Aku gila? Ne, aku gila’

***

Suzy berjalan menelusuri pijakan tegel putih porselen. Tak lupa ia membawa infus yang beberapa hari ini menemaninya.

Sudah satu minggu ia berada di hunian serba putih itu namun baru kali ini ia bisa menghirup udara segar di luar kamarnya.

Wartawan dan para awak media lainnya sudah dilarang mengunjungi rumah sakit setelah ditegur oleh pihak rumah sakit karena mengganggu aktifitas medis yang berlangsung.

Suzy dengan entengnya berkeliling rumah sakit mengandalkan kursi rodanya.

Ia lalu mendesak namja yang mendorong kursi rodanya agar membawanya ke taman.

“Myungsoo-ah..” ucap suzy pelan

“Hmm?”

Suzy terdiam sejenak. Ia memperhatikan bunga bunga yang sedang mekar

“Apakah kau mau membantuku?”

“Tentu saja. Mwo guyeo?”

“Kau mau membujuk yerin agar ia segera menemuiku? Nan jeongmal bogosipda”

“ia tak menjengukku sejak kejadian itu” lanjutnya.

Myungsoo masih asyik mendorong suzy mengelilingi taman rumah sakit

“Ne” balas myungsoo singkat. Suzy sontak mendongakkan wajahnya ke arah myungsoo

“gomawo” bisiknya. Myungsoo membalasnya dengan senyuman bahagia.

“Sepertinya banyak orang yang memandangi kita” ucap myungsoo setelah melihat banyak yang melihat suzy di tuntun oleh namja misterius yang memakai topi dengan menenteng sebuah ransel serta mengalungkan kamera di lehernya.

“Gwaenchana.. tak ada wartawan disini” balas suzy santai

Dari kejauhan, terlihat seorang suster menghampiri suzy

“Agassi, Tuan Choi minho sudah sadar” ucap suster itu ramah

Suzy sudah berpesan pada suster itu sebelumnya bahwa jika minho sudah sadar dan sudah dapat dijenguk maka ia harus melaporkannya pada suzy

“Ne. Ghamsayo ganhoesa”

Suster itu mengangguk lalu tersenyum ke arah suzy dan myungsoo. Setelah itu, Ia segera berlalu dari tempat itu

“Kkaja! Kita ke ruangan minho sekarang” ajak suzy antusias

Myungsoo terdiam

“Yak! Bawa aku ke kamar minho!” Pekik suzy kemudian

“Apa berita itu benar?” Pertanyaannya tak sinkron dengan ajakan suzy tadi

“Berita apa?”

“Bahwa kau memiliki hubungan khusus dengan minho?” Wajah myungsoo terlihat geram

Tawa suzy meledak seketika

“Hahaha aniya. Itu hanya gosip”

Myungsoo menyunggingkan senyumannya.

“Dia hanyalah partner kerjaku dan teman se agensiku. Waeyo?” Suzy mendongakkan wajahnya ke arah myungsoo sambil tersenyum menggoda. Myungsoo sontak tertawa pelan

“Syukurlah..” gumamnya sambil memandang jauh kedepan

“Ckk.. antarkan aku ke kamar minho ppalli!” Desaknya. Tanpa basa basi lagi, myungsoo langsung mendorong kursi roda suzy menuju lokasi tersebut.

***

Tangan kekar myungsoo membuka pintu dengan perlahan.

Suara decitan kursi roda suzy membahana di ruangan yang ia masuki.

Mata suzy menangkap seorang yeoja berambut sebahu tengah duduk di samping minho yang berbaring di ranjangnya.

“Sulli-ah?” Ucap suzy pelan. Minho dan sulli sontak berbalik

“Suzy eonnie.. mian aku belum sempat menjengukmu eonnie” balas sulli. Ia lalu melirik namja yang berada di belakang suzy

“Gwaenchana..” suzy tersenyum mengerti. Diliatnya minho yang menatapnya tajam.

“Gwaenchana minho-ah?” Suzy menyuruh myungsoo agar mendorongnya menuju minho.

“Kalian terlihat sangat akrab yah” ucap minho sinis sambil menatap myungsoo tajam. Myungsoo membalas tak kalah tajam.

“Nuguseyo?” Tanya sulli polos

“Kim myungsoo” sulli mengangguk

“Kau siapanya suzy eonnie huh?”

“Nan chingu dari gwangju” sergah suzy sebelum myungsoo menjawab yang tidak tidak. Minho membulatkan matanya tak percaya

‘Dia..adalah namja di bar itu. Bukan chingu suzy dari gwangju’ batinnya. Ia memilih diam. Ia tahu bahwa suzy tak ingin ucapannya di sela.

“Myungsoo oppa.. naneun..sulli immida! Bangapta. Naneun minho dongsaeng-ah..” sulli menjabat tangan myungsoo erat. Myungsoo terlihat risih dengan tatapan sulli yang sepertinya ada maksud lain.

Suzy yang terlihat geram lalu melepaskan tautan tangan myungsoo yang digenggam sulli erat

Myungsoo berdehem pelan. Suzy melirik sinis myungsoo. Ia lalu kembali menatap sulli yang tampak terpesona dengan wajah tampan myungsoo

“Ehemm.. kapan kau pulang dari study mu di jepang?” Suara suzy membuyarkan lamunan sulli

“Ne?”

“Kapan kau pulang dari jepang?” Ulangnya

“Tadi malam. Study ku sudah selesai eonni” balasnya sambil sesekali melirik ke arah myungsoo.

Myungsoo berusaha mengalihkan pandangannya dari sulli. Ia terlihat risih dengan tatapan sulli yang aneh itu.

“Gheurae..” suzy memukul pelan kursinya. Sulli yang sedari tadi menatap myungsoo, lalu mengalihkan pandangannya ke arah suzy

“Ne?”

“Gheurae.. apa yang akan kau lakukan sekarang setelah lulus?” Lanjut suzy yang tak tahan dengan sikap sulli yang menurutnya menjijikan itu

‘Ada apa dengan bae suzy?’ Batin myungsoo

“Mollayo. Mungkin aku akan bekerja di perusahaan eomma atau.. menjadi artis seperti minho oppa” ucapnya semangat

Minho berdehem keras

“Waeyo?” Tanya sulli heran dengan deheman minho yang seakan menolak sulli menjadi artis

“Kau tak punya bakat di bidang entertainer. Jadi lupakan ambisi konyolmu itu” Ucap minho sarkatis sambil menjatuhkan tatapannya ke myungsoo dan sulli seakan mengejek kedua orang itu sekaligus

“Yak oppa! Aku bisa berakting!” Pekiknya tak terima, sedangkan myungsoo hanya mendengus kesal.

“Cish.. coba tunjukkan” tantang minho kemudian. Sulli mendecak

Sulii lalu menarik nafasnya dan membuangnya perlahan lahan.

Ia lalu mengambil kedua tangan myungsoo dan menatap manik mata myungsoo sendu. Mata myungsoo membulat seketika

“Aku memang tak secantik putri di dongeng dongeng fiksi. Kheundae.. aku sangat beruntung dari mereka. Karena telah mengenal pangeran sepertimu” ucapnya penuh perasaan. Mata suzy sedari tadi membulat sempurna menatap tangan sulli yang menggenggam tangan myungsoo erat. Myungsoo terlihat salah tingkah diperlakukan mendadak seperti itu.

‘Cih.. aktingnya berlebihan sekali!’ Cela suzy dalam hati

Prok..prokk..prokk

Suara itu berasal dari luar kamar minho.

Seorang namja berumur, tiba tiba muncul dengan membawa parshel berisi buah dan beberapa kantung plastik. Ia datang sendirian.

“Appa!” Pekik sulli seraya menghampiri namja berumur itu dan memeluknya sayang

“Annyeonghaseyo sajangnim” Suzy membungkuk sopan di atas kursi rodanya. Namja parubaya yang dipanggil sajangnim itu tersenyum ramah kepada suzy.

Sedangkan Myungsoo memilih diam

“Eotthae appa? Apakah aku bisa masuk dalam agensi mu?” Tanya sulli manja

“Mollayo.. kau harus di uji kemampuan setelah itu trainee” balas namja itu sambil mengusap kepala sulli sayang. Ia lalu melirik minho yang masih berbaring di ranjangnya

“Apakah kau sudah merasa lebih baik?” Pria itu menghampiri anak sulungnya.

Appa myungsoo dan sulli merupakan CEO dari agensi yang menaungi minho dan suzy serta artis artis lainnya. Sedangkan eommanya adalah pengusaha dan memiliki perusahaan di bidang ekspor impor.

Untunglah, rumah sakit sedang sepi wartawan karena berbagai larangan yang dilontarkan berbagai pihak.

“Ne. Gwaenchana” balasnya datar.

“Dia siapa suzy-ah?” Bisik myungsoo kepada suzy

“CEO dari agensiku”

‘Omo. Kesempatan emas’ batin myungsoo. Ia lalu berdehem pelan.

Pria parubaya itu lalu berbalik ke arah myungsoo. Pria itu baru tersadar bahwa ada orang asing di ruangan itu

“Nuguseyo?” Tanyanya ramah

“Je ireumeun, kim myungsoo immida” ucapnya sopan sambil membungkuk

“Kau siapanya suzy?”

“Temanku dari gwangju, sajangnim” sergah suzy lagi. Ia tak ingin myungsoo salah bicara dan membocorkan identitasnya

“Ne sajangnim” ucap myungsoo sopan. Pria itu mengangguk paham. Ia memperhatikan myungsoo dari atas ke bawah

“Kenapa kau membawa kamera?” Tanyanya lagi

Myungsoo melirik suzy sebentar meminta solusi. Suzy lantas menggenggam tangan myungsoo erat

“Aku sangat suka memotret” ucapnya kemudian. Pria itu mengangguk lagi dan tampak melirik arlojinya sejenak

“Sepertinya saya harus pergi. Annyeong dahyoe..” ucapnya dan segera berlalu dari ruangan itu. Tak lupa ia mencium kening sulli dan minho sebelum pergi. Minho hanya memandang datar appanya itu.

“Suzy-ah..aku ke toilet dulu ne?” Bisik myungsoo. Ia sebenarnya berniat menyusul appa myungsoo.

“Eonnie..oppa..aku juga mau ke toilet” ucap sulli kemudian. Keinginan sebenarnya adalah untuk menyusul myungsoo.

“Suzy-ah..” ucap minho kemudian

“Ne?”

“Kenapa kau bisa dekat dengan namja itu? Bukankah kau hanya bermain main padanya?”

“Entahlah..” suzy memandang ke arah lain

“Jangan sampai kau jatuh cinta padanya. Kau akan di bash oleh fansmu. Orang orang akan membullymu karena namja itu hanyalah seorang namja biasa. Sedangkan kau..kau adalah seorang artis terkenal” ujar minho panjang lebar.

Suzy hanya bergumam pelan.

“Apakah kau tak ingat perjuanganmu sehingga kau bisa terkenal eoh? Jangan lupakan itu” ucap minho lagi

Suzy mendesah pasrah.

‘Apa yang terjadi padaku eoh?’ Batinnya.

***

“kidarisihyoe sajangnim!” Teriak myungsoo seraya menghampirinya. Ia mengatur nafasnya setelah sampai di hadapan pria itu.

“Ne?”

“Apakah aku bisa bergabung dengan agensi mu?” Tanyanya antusias

Pria itu nampak berpikir

“Kau datanglah ke kantor agensi ku. Nanti kau urus di sana. Jwoseunghamnida.. saya ada urusan jadi saya tak bisa sekarang”

Myungsoo membungkuk 45 derajat setelah pria itu berlalu.

Tanpa ia sadari, seorang yeoja bermata jeli menangkap dengan baik adegan itu. Ia lalu menyunggingkan bibirnya ke samping.

***

Suzy bertopang dagu memandang minho yang tengah memandanginya sendu. Ia mengingat masa masa itu lagi. Karena minho.

Yeoja berumur 18 tahun itu berjalan gontai di sisi jalan. Ia masih mengenakan dress merah marun yang sangat terbuka.

Langkahnya tiba tiba terhenti ketika sepasang tangan menahannya.

Yeoja itu lalu berbalik menghadap orang itu.

“Nuguseyo?” Tanya yeoja itu dalam keadaan mabuk

“aku akan melindungimu dari siapapun suzy-ah..” gumam namja itu kepada yeoja bernama suzy

“Ckk.. jangan sok akrab padaku! Kau siapa huh?!” Badan suzy yang tak stabil seketika goyah. Namja itu lalu menahan tubuh suzy agar tidak terjatuh

“Aku akan membebaskanmu dari tempat ini” namja itu berusaha menggendong suzy ala bridal yang nampak sudah tak sadar.

***

“Kau sudah sadar?” Tanya namja itu setelah melihat suzy membuka matanya perlahan

“Aku dimana?” Suzy berusaha bangkit dari tidurnya

“Kau berada di apartementku. Tenanglah aku tak akan menyakitimu” namja itu lalu memberikan segelas susu coklat hangat kepada suzy. Suzy menerimanya ragu

“Nuguseyo?”

namja itu mengangkat tangannya untuk bersalaman

“Choi minho. Minho” suzy tak membalas jabatan tangan namja bernama minho itu. Minho tersenyum kikuk sambil menurunkan tangannya

“Kenapa kau membawaku kesini?” Sembur suzy kemudian

“Aku mengikutimu dari bar sampai aku melihatmu kelihatan tak sanggup menopang tubuhmu sendiri”

“Karena itu aku membawamu ke sini dulu” lanjutnya

“Kenapa kau mengikutiku?” Tanya suzy sembari meminum susu coklat hangatnya

“Sebenarnya.. sudah lama aku selalu memperhatikanmu di bar itu”

“waeyo?”

“Aku menyukaimu”

Suzy tertawa keras

“Waeyo?” Tanya minho polos

“Apa yang akan kau berikan padaku huh?” Ucap suzy sarkasme

“Apapun yang kau mau”

“Apapun yang aku mau?” Ulang suzy lagi. Minho mengangguk.

Suzy lalu menyunggingkan senyumannya

“Kau harus menyelamatkanku dari keterpurukan ini. Kau bisa?” Namja bermata belo itu mengangguk pasti. Suzy tersenyum lagi.

Cup~

Sebuah ciuman singkat mendarat di pipi kanan minho. Minho sontak membelalakkan matanya

“Yaksokhae?” Suzy mengangkat kelingkingnya tanda janji dimulai. Minho membalasnya dengan suka cita.

Minho. Namja itu yang selalu menolong suzy secara sembunyi sembunyi. Dan ini saatnya ia keluar dari tempat persembunyiannya. Ia tak mau jadi pengecut lagi.

Ia bertemu suzy pertama kali saat ia melewati bar di daerah terpencil di kawasan Tokyo, jepang.

Ia melihat suzy tengah dikejar oleh seorang ahjussi ahjussi yang tengah mabuk. Ia dengan beraninya mendorong ahjussi itu hingga terjatuh lalu ikut ikutan berlari mengejar suzy yang kelihatan ketakutan.

Ia lantas berhenti di depan sebuah rumah kumuh. Ia melihat suzy memegang pipinya yang habis ditampar oleh appanya. Karena yeoja berumur 14 tahun itu, sukses kabur dari ahjussi yang sudah membayarnya.

Minho yang geram lalu berniat melakukan sesuatu agar appa suzy tak menampar yeoja itu lagi. Ia lantas mengambil batu dan melemparkannya ke depan pintu pagar.

Appa suzy lalu keluar mencoba mengecek keadaan. Dan Minho selalu bersembunyi ketika ia keluar. Setelah ia masuk, minho tetap melempar batu itu sampai appa suzy bosan dan tak jadi memarahi suzy lagi.

Setelah beberapa tahun, appa suzy meninggal karena overdosis minuman keras. Pada saat itu umur suzy telah menginjak usia 17 tahun. Dan selama satu tahun sebelum usinya 18 tahun dan mengenal minho saat usia itu, ia selalu bekerja di bar sebagai penyanyi.

Pada awalnya Keluarga suzy tinggal di Gwangju. Namun setelah eomma suzy meninggal, appa suzy memutuskan untuk tinggal di Tokyo. Karena tak ada keluarga di Gwangju yang peduli padanya, maka dari itu setelah appa suzy meninggal, ia berniat menetap di Jepang. Sampai seorang namja bernama choi minho yang sedang menempuh bangku sekolah di sana menemukan suzy.

Menjadi pelindung suzy.

Dan saat itulah ia menampakkan dirinya setelah 4 tahun hanya menjadi bayangan.

Ia lalu membawa suzy dan adiknya ke korea.

Membawa suzy kehadapan appanya yang seorang CEO dalam perusahaan per-artisan. Suzy lalu menjalani pelatihan selama 1 tahun. Atas saran dan bujukan minho, appanya lantas merekrut suzy agar menjadi aktris berbakat dan memasukkannya dalam agensinya. Karena kecantikan alami dan kemampuan akting yang mumpuninya lah, suzy sangat mudah terkenal dan memiliki banyak penggemar. Bahkan, ingatan tentang masa lalunya itu seakan terhapus dengan kesuksesan yang diraihnya.

Pernah ada suatu kejadian, saat suzy hampir di nodai oleh appa minho sendiri pada saat suzy masih menjadi artis baru. Minho sendirilah yang menghajar appanya yang mesum itu. Untung saja, pada saat itu tak ada pemberitaan tentang tragedi memalukan suzy serta tak ada satupun yang tau kecuali minho sendiri. Minho juga tak mungkin membiarkan appanya malu.

Sejak saat itu, minho sangat membenci appanya. Ia masih belum bisa memaafkannya hingga sekarang. Sedangkan suzy, ia sudah bisa memaafkan pria itu. Karena pria itulah, ia bisa menjadi artis besar sampai sekarang.

Satu rahasia lagi tentang bae suzy, minho mengetahui masa lalu suzy yang kelam. Karena itulah, ia selalu waspada dengan namja itu. Walaupun namja itu sangat mencintai suzy sekalipun.

***

“Saatnya tidur..” gumam myungsoo pelan sambil membaringkan suzy ke kasurnya.

“Besok aku sudah pulang dari rumah sakit. Mungkin kau akan jarang menemuiku lagi” ujar suzy setelah terbaring di kasurnya

Myungsoo mengembangkan senyumannya

“Tenang saja. Mungkin nanti kau tak akan bisa lepas lagi dariku” ucapnya percaya diri sembari menarik selimut untuk suzy. Suzy mendecak.

“Cih..Pede sekali kau” cibir suzy

Myungsoo tak melepaskan senyuman itu dari bibirnya. Ia lalu mencium kening suzy lembut.

“Nan kkayo..” gumamnya. Suzy hanya memandang myungsoo yang berjalan keluar dari kamar itu sambil tersenyum.

‘Apa yang akan dilakukan namja gila itu eoh?’ Batinnya sembari tertawa pelan.

***

HEBOH! Foto suzy bersama seorang namja misterius yang memakai topi dan mengalungkan kamera di lehernya. Di duga kuat, namja itu merupakan kekasih rahasia bae suzy. Belum ada konfirmasi dari berbagai pihak hingga saat ini. Manajernya pun tak dapat ditemui sampai sekarang.

Sang namja di klaim memiliki hubungan khusus dengan suzy yang merupakan seorang bartender di sebuah bar mewah di wilayah Gangnam.

Pihak lain mengatakan bahwa, namja itu yang selalu menemani suzy sampai ia keluar dari rumah sakit tadi malam.

Myungsoo membaca berita itu di majalah pagi ini. Terdapat foto sang namja yang mendorong kursi roda si yeoja.

Ia tersenyum simpul. Tapi terbersit sedikit rasa bersalah yang memuncak di dadanya. Karena ia takut, suzy akan mendapatkan pembullyan dari pihak lain karena kehadiran namja biasa di kehidupan entertainment seorang bae suzy.

“Apakah ini adalah kau?” Tanya soojung tiba tiba setelah melirik majalah yang dibaca myungsoo. Myungsoo tak membalas. Ia masih asyik berkutat dengan artikel mengenai bae suzy sembari menikmati kopi hangat buatan soojung

“OPPA!” Pekik soojung kemudian

“Ne?”

“Ige.. neo?” Terkanya sambil menunjuk namja di gambar itu

“Tak usah kau pedulikan. Kkaja! Aku akan mengantarmu ke sekolah” myungsoo menaruh majalah itu ke atas meja lalu mengambil jaket dan kuncinya

Soojung menekuk wajahnya sambil mengekori myungsoo menuju motor yang diparkir.

***

Yeoja bermata dingin itu turun dari motor myungsoo perlahan. Disana telah berdiri enam orang yeoja yang menatapnya tajam

Myungsoo yang melihat yerin diantara yeoja yeoja itu lantas menghampiri yeoja bernama yerin itu.

Ia melewati soojung begitu saja. Soojung mendecak sebal.

“Jinjja..” gumam soojung. Ia melihat myungsoo tengah berbicara serius dengan yerin. Setelah itu myungsoo bergegas pergi dari tempat itu.

‘Apa yang mereka bicarakan eoh?’ Batinnya

***TBC***

Annyeong readers! *Tutup muka* why does this FF become weird?

Sumpeh! Aneh! Klo makin aneh dipersilahkan lambaikan tangan ke kamera *nyerah maksudnya* saya memaklumi readers kok. Jadi klo ada yg udah jenuh dan gak mau lanjutin, sok atuh bilang kesaya kkkkk mianhae readers atas semua kesalahan dalam FF ini~

RCL?
gomapta bow~

😀

Posted from WordPress for Android

119 thoughts on “FF FANATIC PART 3

  1. kasian minho dia ditolak suzy..padahal dia adalah pelindung suzy,aku takut kalau dia bkal ngebocorin masa lalunya suzy,tcjiahh si sulli genit amat sama myung xD joahjoah

  2. Suzy kayanya cemburu deh ngeliat Sulli genit ke Myungsoo.Semoga Myung sukses jadi artis biar sederajat dengan Suzy.Ehmm..eon boleh jujur,sebenarnya pas aku baca banyak typo..hehehe gpp kan aku bilang begitu ._.v

  3. myungpa disini bner” berusaha bngt buat dpt perhatian dan cinta zy eon..
    Suka bngt sama karakter pantang menyerahnya myungpa…hehe

  4. aigoo minho udah lama banget suka ke suzynya, jadi kasian klo bertepuk sebelah tangann
    tapi aku tetep suka myungzy thor, myungnya sweet bangett mau berjuang demi suzy

  5. Wah sojung bahaya..
    Sepertinya dia terobsesi sama myung..
    Sulli jg tuh suka sama myung..
    ish appany minho jahat…
    Kasihan banget masa lalu suzy..

  6. Uwaaahhhh jadi nggak tega klo liat flashback. Minho kasian bgt cintanya tak terbalas. Padahal dia yg udah jadi pelindung suzy. Dan dia jg yg udah bantuin suzy sampe bisa jadi terkenal. Tpi penasaran jg sma myung. Kira2 apa yg bakalan myung lakuin selanjutnya ?

  7. Ternyata masa lalu suzy behitu kelam ya…beruntung suzy ditolong minho…dan beruntung…memori2 kelam itu membuat suzy minder dan gak percaya diri..
    Oooo cara myungsoo agar sederajat itu dia jadi artis juga…eih…ada sulli sama soojung yg suka myungsoo…

  8. Ternyata masa lalu suzy begitu kelam ya…beruntung suzy ditolong minho…dan beruntung…memori2 kelam itu gak membuat suzy minder dan gak percaya diri..
    Oooo cara myungsoo agar sederajat itu dia jadi artis juga…eih…ada sulli sama soojung yg suka myungsoo…

  9. kasian suzy… masa lalunya selalu menghatuinya smoga minho gk akan ngebocorin dehh masa lalunya suzy aq takutnya nanti minho bakalan berbuat itu ke suzy eonni..
    myungsoo blum jdi artis aja udah bynk yang suka apa lgi klo udah jdi artis..

  10. bejatt baget appa si minsul!! udah tua bau tanah juga masihh aja jd org g bermoral begitu!! kesel bgt sy!!😦
    myungmyung jd banyak yg suka😦 aigoo oppa gmna ini!!

  11. sedih liat masa lalu suzy untung aja suzy sekarang uda sukses^^aigoo myungsoo memang betul2 terlalu fanatik ama suzy , kayaknya suzy uda mulai tumbuh suka ama myungsoo

  12. huft udah ada sulli aja nih,kliatannya dia tertarik banget sama myungppa..myungsoo belum jadi artis aja udah bkin zyeonn cemburu apalagi klo dah terkenal ya??? hihihii
    meskipun minho yg nolong zyeonn tapi klo nanti cintanya ngga terbalas apa minho bakal ngebocorin masa lalunya zyeonn yg kelam itu ya?? semoga jangan deh

  13. Minho yang lindungin suzy
    Minho yang suka suzy
    Myungzy saling mencintai
    Dan pada akhirnya minho yang tersakiti
    Hehehee
    Cupcupcup jangan nangis minho

Tinggalkan Balasan Anda, Dear

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s