FF FANATIC PART 6

image

Title: FANATIC
Author: @vhyra_pabbo
Genre: Romance, drama, family, etc.
Main Cast: Kim Myungsoo, Bae Suzy, Choi Minho
Sub Cast: Jung Soojung, Park Jiyeon, Kim Jong In, Yoo Seungho, Choi Sulli, OC’s, etc.
Length: Chaptered

Warning: Ini adalah cerita yang saya buat murni dari pikiran saya. Cerita ini hanya fiktif belaka. kalau ada kesamaan tokoh, tempat, dan cerita itu merupakan bukan kesengajaan. Ghamsahamnida~ Bow

Happy Reading!

***

Previous Part:

“Kau adalah malaikat penyelamat bagiku” lanjutnya

“Gheurae.. kau juga menyukaiku?” Tanyanya tak percaya

Suzy terdiam sambil terus memandang mata minho dalam.

Ia lalu menyunggingkan bibirnya ke samping.

“Nan..

***PART 6***

“Nan..”

“Ohh.. jadi karena ini..” sergah seseorang dari belakang bangku itu

Suzy dan minho sontak membalikkan badannya menghadap orang itu

“Myungsoo? Kenapa kau keluar? Kau belum sembuh!” Pekik suzy sembari menarik tangan myungsoo untuk kembali masuk ke dalam ruangannya. Selang infusnya tak sungkan dia bawanya kemari.

“Tsk.. apa pedulimu eoh?!” Myungsoo menghempaskan tangan suzy kasar. Suzy tersentak

“Yak! Ada apa denganmu? Kenapa kau kasar padanya?” Bela minho dengan tegas

“Aku tak peduli lagi dengannya. Dia bukan artis idolaku lagi” sembur myungsoo tajam

“Kheundae.. setidaknya kau bisa menghargai wanita kan?” Balas minho tak mau kalah

“Kau seorang wanita huh?” Tanya myungsoo sinis. Ia berkeliling memperhatikan suzy. Ia menyunggingkan senyum liciknya

Plakkkk!!

“Nappeun..” gumam suzy

Myungsoo membelai bekas tamparan suzy itu pelan. Ia lalu mengambil tangan suzy. Ia menatap tangan itu dengan seksama.

“Tangan ini sangat ajaib”

Suzy menatap myungsoo bingung

“Tangan ini yang menamparku barusan. Dia sangat ajaib”

Suzy terdiam.

“Kau bingung dengan ucapanku eoh?”

Suzy berusaha melepaskan tangan yang digenggam myungsoo erat.

“Tak akan kulepaskan kau” ucapnya tajam

“Apa maksudmu?! Lepaskan pabbo saramia!” Pekik suzy tak tahan dengan sikap myungsoo yang berubah 180 derajat

“Lepaskan dia!” Sela minho

“Kau jangan ikut campur. Diamlah di sana! setelah itu kau boleh membawanya kemanapun kau mau” ujar myungsoo sinis.

“Yak!” Pekik minho tak terima. Suzy berbalik menatap minho nanar. Dari tatapannya ia memohon agar minho memberinya waktu dengan myungsoo.

Minho lantas mundur dari tempat itu menuju tempat yang lebih jauh.

“Neo arra? Tangan ini yang menyadarkanku barusan bahwa aku tak boleh melepaskan bae suzy”

“Waeyo? Kau sudah sepakat untuk menyerah! WAEYO!”

Myungsoo mengeluarkan evil smirk andalannya

“Siapa bilang aku tak menyerah huh? Aku sudah menyerah”

“Kheundae?”

“Kau yang berkata sendiri kan, kalau aku harus melakukan apa yang aku inginkan. Gheurae
. Aku menginginkanmu” ucapnya santai

“YAK KIM MYUNGSOO!”

Myungsoo tertawa pelan

“Tangan ini sehalus sutra. Aku ingin mengelusnya setiap saat” suzy menarik tangannya dari belaian myungsoo yang menurutnya memuakkan itu

“Cukup! Kau pergilah dari hidupku! Jangan pernah kembali arra!”

“Kalau Tuhan mendengarnya.. apa yang akan kau lakukan huh?” Myungsoo menyunggingkan bibirnya ke samping

“NEO MICHEOSSEO! aish jinjja.. kau adalah namja teraneh yang pernah ku kenal”

“Dan kau adalah yeoja terlicik yang pernah ku kenal”

“Apa maksudmu eoh?”

“Entahlah.. aku rasa kau sengaja membawaku ke perkara ini. Apa ada yang kau sembunyikan huh?” Myungsoo mendekatkan wajahnya ke arah suzy.

“Kau sangat keterlaluan kali ini. Sebenarnya apa maumu eoh?!” Pekiknya. Suaranya menggema nyaring. Untung saja taman itu sedang sepi.

Myungsoo memalingkan wajahnya. Tanpa suzy sadari, air mata myungsoo mengalir dari pelupuk matanya. Ia lalu tertawa lirih

“Aku sudah gila” gumamnya

“Ne. Kau gila” balas suzy sinis

“Pergilah.. aku hanya ingin mengulur perkataanmu dengan minho tadi. Aku tau kau akan mengatakan ya padanya kan?” Ujar myungsoo lirih. Mata suzy membulat sempurna

“Kkaba..” ucapnya pelan. Ia merenggangkan cengkraman tangannya dari suzy

“Myungsoo-ah..”

“Kalau kau tak pergi aku benar benar tak akan melepaskanmu” ucapnya penuh penekanan

“Hiduplah dengan baik ne? Jangan pernah melihatku lagi. Cukup kau menjadi dirimu sendiri”

‘Kau menyuruhku menjadi diriku sendiri? Berarti kau menyuruhku bertahan?’ Batinnya

Suzy berjalan menjauhi myungsoo yang nampak masih asyik memandangi kepergian suzy.

‘Eottokkhae?’ Batinnya

***

“Kudengar dengar, namja tampan yang katanya sepupunya suzy itu membatalkan trainee nya” ujar salah seorang artis dari agensi MJ.Choi kepada rekannya.

Suzy yang tengah melakukan makan siangnya di gedung itu tak sengaja mendengarkan percakapan mereka. Telinganya telah siap menguping pembicaraan selanjutnya. Ia memakai earphone agar tak ketahuan sedang mencuri pembicaraan kedua yeoja itu.

“Katanya, adik angkatnya yang mirip krystal Fx itu juga memundurkan diri dari trainee”

Suzy membulatkan matanya. Matanya lalu tertuju ke ponselnya yang bergetar.

“Yeoboseyo?”

“Eoddiseoyo?”

“Nuguseyo?”

“Jawab saja kau dimana?”

“Gedung MJ.Choi. waeyo?”

“Naneun.. myungsoo”

Suzy menurunkan ponselnya dari telinganya. Ia menghembuskan nafasnya berkali kali seperti kehabisan nafas.

“Aku hanya ingin mendengar suaramu”

Suzy tak membalas ucapan myungsoo. Ia masih shock.

“Kenapa kau tak berbicara?”

“Kau sibuk?”

Tutt..

Suzy mematikan ponselnya.

‘Waeyo? Kenapa namja itu datang lagi huh’ batinnya

“Kudengar dengar, sulli juga membatalkan dirinya menjadi artis”

Lagi lagi suzy mendengarnya

‘Ada apa dengan mereka semua eoh?’

Suzy mengetuk ngetuk dadanya pelan. Ia merasa sakit di sekitar itu.

Ia lalu mengambil ponselnya yang masih bergetar. Ia lantas melepaskan beterainya.

“Suzy-ah.. kita akan menjalani shooting di jepang. Kau bersiaplah. Besok kita akan berangkat” ucap minho tiba tiba setelah berada di hadapan suzy dengan nafas terengah engah karena berlari.

“Jepang?”

Minho jadi salah tingkah. Ia tahu bahwa banyak kenangan pahit di negri sakura itu.

“Kemana sulli?” Suzy mencoba mengalihkan perhatian minho

“Baru baru saja aku mengantarnya ke bandara. Ia kembali ke jepang” minho menutup mulutnya. Ia tahu ia sudah menyebut kata jepang dua kali dihadapan suzy.

“Apa yang akan dilakukannya di sana?” Suzy mencoba merilekskan diri dengan menyeruput avocado juice nya.

“Berlibur. Katanya dia ingin bertemu eomma di sana”

“Dia tidak berniat menjadi artis lagi?”

Minho menaikkan bahunya pertanda tak tahu menahu soal itu

“Gheurae.. berapa lama kita di sana?”

“Hanya setting tempat di sana. Mungkin sekitar satu minggu”

“Aku ingin mengunjungi suatu tempat disana. Eotthae?” Suzy berbalik menatap minho sendu

“Kau mau menemaniku mendatangi tempat itu eoh?”

Minho mengangguk mantap

“Gomawo”

‘Haruskah kutanyakan mengenai hal kemarin?’ Batin minho ragu. Hal itulah yang membuat minho sedari kemarin gelisah. Ia ingin mengetahui perasaan suzy sebenarnya.

“Suzy minho take 2 menit lagi!” ucap pesuruh sutradara yang menghampiri minho dan suzy.

Mereka tengah berada dalam gedung yang sama dengan lokasi shooting hari ini

Mereka mengangguk pasti.

Suzy buru buru mengunyah kentang gorengnya. Tak lupa ia memasukkan satu potong kentang ke dalam mulut minho paksa. Ia sesekali tertawa melihat minho yang kewalahan mengunyah kentang yang diberikannya berkali kali tanpa jeda.

“Hahaha.. kau sangat manis” ucap suzy refleks

Minho menyunggingkan bibirnya.

“Kkaja! Kau tak ingin telat kan” Ajak minho kemudian

***

“Oppa.. kenapa kau memundurkan diri dari trainee itu huh?” Soojung cemas melihat myungsoo dari kemarin berdiam diri terus sampai mabuk mabukkan bersama jong in di bar nya.

“Aku bosan. Aku hanya ingin melunasi hutangku pada jong in dulu dengan bekerja di barnya selama satu tahun”

“Hanya itu?”

“Ne. Aku tak ingin melakukan hal lain selain itu” myungsoo menghamburkan dirinya ke kasurnya. Ia berdehem beberapa kali. Sesekali mengecek ponselnya.

“Aku.. juga berhenti oppa..” ucap soojung kemudian

“Waeyo?” Tanyanya tak antusias

“Karena kau”

Myungsoo berdehem lagi. Soojung lalu duduk di pinggir kasur itu.

“Kemarin, saat kau ke gwangju, jiyeon eonnie datang mencarimu”

“Dia menanyakan kabarmu. Dia terlihat cemas karena kau berhenti menjadi wartawan”

“Aku rasa jiyeon eonnie menyukaimu” lanjutnya lirih

Myungsoo bergumam tidak jelas sembari memandang langit langit kamarnya

“Kheundae.. aku tak akan menyerahkanmu pada siapapun” ujarnya tegas

“Aku senang.. sekarang kamarmu menjadi polos dari foto foto suzy yang sangat banyak itu. Aku penasaran.. kenapa kau mencabut semuanya eoh?”

“Kau tidurlah.. besok kau harus sekolah” sergah myungsoo cepat

Soojung mengerucutkan bibirnya. Ia lalu berjalan keluar dari kamar myungsoo.

Myungsoo menghirup nafas panjang.

It’s over” gumamnya

***

Myungsoo memandangi gedung bertuliskan MK entertainment dengan seksama. Ia lalu memasuki gedung raksasa itu.

“Annyeonghaseyo sawongnim, je ireumeum kim myungsoo immida” ucap myungsoo sopan sembari menunduk

“Ada apa tuan?”

“Aku ingin melakukan casting. Apakah sudah terbuka?”

“Ne tuan. Silahkan masuk ke dalam. Anda bisa menunggu di ruang tunggu” ujar staf itu sopan sambil mempersilahkan myungsoo duduk dikursi tunggu. Myungsoo menunduk sopan lalu menduduki bangku tersebut.

Sesekali ia melirik arlojinya.

Setelah beberapa lama, nama myungsoo dipanggil. Ia lantas memasuki ruangan casting itu santai.

Sudah dari kemarin myungsoo mendaftarkan diri untuk ikut casting di agensi itu. Sejak ia pulang dari gwangju.

Alasan terbesarnya adalah ia ingin mengejutkan suzy. Ia ingin membuat suzy melihatnya.

Ia tak ingin membiarkan suzy terus terusan menyuruhnya menyerah.

Ia juga tak ingin di anggap namja gila terus olehnya.

Walaupun ini bukanlah ambisi sesungguhnya, ia juga ingin berubah. Berubah dari myungsoo kelas bawah menjadi myungsoo kelas ekslusive. Sampai suzy tak dapat berkata kata apa apa lagi setelah melihatnya nanti.

***

CUT! BREAK TIME!” teriak sang sutradara kemudian setelah mereka menjalani shooting di beberapa tempat populer di jepang.

Semua para staf membubarkan diri sejenak. Tak terkecuali minho dan suzy

“Minho-ah.. ayo kita jalan jalan” ajak suzy antusias

Minho tersenyum mengiyakan

“Kita ke rumahku yang dulu, eotthae?” Usul suzy setelah berada dalam mobil

“Kkaja kita berangkat”

Suzy tersenyum bahagia memandangi minho

Minho lalu berbalik memandang suzy yang tengah menatapnya lurus

“Hati hati, jangan menatapku seperti itu. Nanti kau bisa jatuh cinta padaku” canda minho

Suzy tertawa kecil

“Jinjja..”

Minho tersenyum puas

Minho memutar persenelingnya dan mobil itu melaju kemudian.

***

Mobil yang sengaja di sewanya untuk di jepang itu terparkir bebas di depan sebuah rumah yang nampak sudah rata dengan tanah.

Ada beberapa garis rintangan yang melarang seseorang untuk memasukinya. Terlihat ada beberapa proyek bangunan yang akan di bangun di tanah luas itu.

Suzy hanya bisa memandang nanar tempat itu.

“Ternyata semuanya sudah berubah..” gumamnya

Mata minho menatap tajam ke arah salah satu perumahan dekat rumah suzy dulu. Ia seperti melihat sulli di sana.

Namun pikiran pikiran itu segera dihapusnya tatkala suzy mengajaknya untuk berkeliling di sekitar daerah itu.

Mobil berwarna hitam pekat itu lalu meninggalkan lokasi tersebut.

“Hampir saja aku ketahuan sama eonnie dan oppa” gumam seorang yeoja dari balik tembok rumah seseorang dekat proyek pembangunan itu. Ia menghembuskan nafasnya lega

“Jadi informasi itu benar. Suzy eonnie.. pernah tinggal di sini gheuraegu..” yeoja itu menyunggingkan bibirnya ke samping.

***

closed

Suzy dan minho membaca deretan kata itu dengan seksama. Terdapat segel di beberapa bagian di pintunya.

“Bar nya sudah ditutup” ucap suzy setelah mereka telah sampai di sebuah tempat yang dulunya adalah sebuah bar.

“Semuanya sudah berubah. Jadi tak akan ada yang bisa mengusik masa lalumu lagi” ujar minho senang. Suzy hanya bisa tersenyum simpul.

“Nan baeguppa. Bap mogoyo. Kkaja!” Ajak suzy kemudian. Mobil itu lalu berlalu menuju rumah makan terdekat.

***

“Nan jeongmal.. saranghaeo suji-ssi” ucap namja itu penuh penghayatan

“Apakah kau masih menyuruhku menyerah eoh?” Ucapnya lagi

“Neo arra? Aku akan melakukan apapun untukmu suji-ssi”

“Jangan menyuruhku menyerah. Jebal..”

“Saranghandayo.. suji..ssi..” ucap namja itu lagi dengan penuh penghayatan bak aktor papan atas.

PROK PROK PROK!

para juri memberikan applause yang meriah untuk namja itu atas penghayatannya yang luar biasa. Seakan akan ia tengah menghadapi hal sesungguhnya dalam kehidupan nyatanya.

Semua juri tersenyum puas menyaksikan adegan dramatis tadi

“Lihat hasilnya nanti, myungsoo-ssi” ucap salah satu juri itu

Myungsoo membalasnya dengan menunduk beberapa kali. Ia lalu keluar dari ruangan itu menuju toilet.

“Sarang..” ucapnya pelan sembari memandangi cermin. Ia melihat wajah dinginnya yang kini mengembangkan senyuman.

“Watch out!”

“Neo”

“Bae suzy”

Lagi lagi namja itu mengeluarkan evil smirknya.

***

“Ternyata oppa sangat hebat” ucap seseorang tiba tiba ketika myungsoo keluar dari toliet

“Soojung? Yak apa yang kau lakukan di sini?” Pekik myungsoo tak percaya. Ia memandangi pakaian soojung yang masih mengenakan seragam sekolah

“Aku urutan 523. Sebentar lagi giliranku”

“Yak kau mendaftar di sini juga eoh?”

“Dimana ada oppa, di situ ada soojung”

Myungsoo menggeleng frustasi.

“523. Jung Soojung-ssi!” Speaker dekat toilet itu menggema.

“FIGHTING OPPA!” Soojung buru buru pamit menuju ruangan casting.

Myungsoo hanya bisa menatap takjub adik angkatnya itu.

***

Masa lalu Bae Suzy terungkap!
baca selengkapnya,

Suzy membaca deretan kata itu satu persatu. Ia tak menyangka bahwa berita itu bisa menyebar seperti itu.

Berita tentang masa lalunya.

Bahkan berita tentang pemerkosaan yang hampir terjadi beberapa tahun silam itu.

Choi sajangnim sedari kemarin tak bisa ditemui. Dikabarkan ia tengah merefreshkan diri di luar negri setelah melihat semua berita itu.

Suzy terduduk lemas di sofanya. Otot otot dan persendiannya terasa kaku.

Tak ada siapapun di dalam rumah itu. Yerin tengah menginap di rumah temannya beberapa hari ini karena suzy ke jepang. Sudah seminggu ini suzy meninggalkan seoul. Dan tadi malam ia baru tiba di seoul dan paginya ia telah disuguhi berita yang sangat tidak mengenakkan.

Rumah suzy penuh wartawan.

Sang manajer pun sibuk mengurusi para awak media di luar gerbang.

Suzy memeras rambutnya kuat.

“AAAAAA” pekiknya frustasi.

Wartawan wartawan itu berhenti berbicara. Mereka mendengar teriakan suzy yang cukup membuat kuping siapapun tak mendengar selama beberapa detik.

Sang manajer yang panik lalu berusaha mencari perhatian agar mereka melupakan masalah suzy tadi.

“Sampai dimana tadi?” Ucap si manajer bijak.

***

Myungsoo meremas majalah itu geram. Ia lalu melempar majalah itu kasar.

‘Kenapa bisa begini eoh?’ Batinnya. Nafasnya seakan memburu dan sesak. Ia memegang dadanya yang sakit.

Ia lalu melirik ponselnya yang menganggur sedari tadi.

Tuttt.. tutt…tutt..

Nomor yang anda tuju sedang sibuk

Ia lantas melempar ponselnya frustasi.

***

“Minho oppa.. eoddiya?” Suara suzy bergetar. Air matanya sedari tadi mengalir namun ia menyembunyikan isakannya

“Suzy-ah.. tunggu aku ne? Aku sudah baca beritamu. Apa yang sebenarnya terjadi huh?”

“Eoddiya?”

“Aku berada dalam perjalanan ke rumahmu. Tunggu aku. Jangan berbuat macam macam”

“Aniya.. Aniya..”

“Waeyo?”

“jangan kesini. Disini banyak wartawan”

“Aku tidak peduli”

“AAAAAAAA” teriaknya lagi.

Tutt..

Telepon terputus.

Suzy melempar ponselnya jauh jauh.

“Akhiri saja semuanya..” gumamnya pelan.

Suzy berjalan lunglai menuju dapur. Ia melihat ada beberapa pisau tajam terpajang di sana.

Ia lalu mengambilnya satu.

“Eottokhae?” Isaknya

***TBC***

Annyeong readers! Mian untuk segala kekurangan dalam FF ini. Kritik dan saran sangat diterima but no bashing. Yang jujur ye komennya hahaha *apa ini*

lanjut apa kagak nih? T.T

RCL, GOMAPTA! BOW BOW BOW

😀

98 thoughts on “FF FANATIC PART 6

  1. Yang aku suka dari myungsoo orangnya pantang menyerah.. hahhaa..
    Segitunya kah suzy dengan masa lalunya??? Amoe dia pengen bunuh diri.. wuaaa… selamatkan suzyyyy.. siapapun ituuuu…

    Aku baca lanjutannya ya eonnnnn

  2. masa lalu yang seperti apa sih yang sangat mengerikan itu? maksudku yang bagian mana? ayah pemabuk? pelecehan? kurasa bukan. ayah pemabuk?😮

  3. omo zyeonn jangan berbuat yg engga” dong..jangan nekat, siapa yg tega bongkar masa lalu zyeonn yg kelam itu? sulli kah?? atau soojung? aish molla…
    dsini aku suka myungppa yg pantang menyerah..fighting ne,,

Tinggalkan Balasan Anda, Dear

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s