FF Three Personality Types PART 4

image

Title: THREE PERSONALITY TYPES
Author: @vhyra_pabbo
Genre: Romance, drama, crime, mystery (maybe), etc.
Main Cast: Kim Myungsoo, Bae Suzy, Choi Minho
Sub Cast: Krystal jung, Park Jiyeon, Kim Jong in, Kris Wu, OC’s and etc.
Length: Chaptered

Warning: Ini adalah cerita yang saya buat murni dari pikiran saya. Cerita ini hanya fiktif belaka. kalau ada kesamaan tokoh, tempat, dan cerita itu merupakan bukan kesengajaan. Ghamsahamnida~ Bow

Happy Reading!

***

Previous Part:

Kepala myungsoo terangkat.

“Neo? Kenapa kau berada di rumahku eoh?” Tanya myungsoo dengan ekspresi bingung.

Suzy tersentak.

‘Dia kembali..’

“Jwoseunghamnida.. nan kkayo” suzy lalu mengambil tas nya dan bergegas keluar dari rumah itu.

Myungsoo masih bingung.

Ia lalu menjerit sakit pada tangan kirinya dan kaget melihat tangannya diperban.

“Aku rasa aku harus ke psikiater” gumamnya

***PART 4***

Drrrttt..

Drrrttt…

Suzy membuka matanya malas ketika ponselnya berdering.

Nama minho terpampang di monitor ponsel touchscreen itu. Matanya lalu membulat sempurna dan siap siap mengangkat panggilan itu.

“Yeoboseyo?” sapa suzy duluan

“Suzy-ah…”

“mm?”

“Kau.. tak marah padaku kan?” Tanya minho. Ada nada ragu di kalimatnya.

“Ani. Aku sangat marah” jawab suzy datar

“Kau tak ke kampus? Wae?” Minho lalu mengalihkan pembicaraan tadi ke topik lain.

“Aku sangat lelah. Sebaiknya kau jangan menggangguku dulu. Aku sudah sangat pusing dengan masalah krystal, dan kau malah makin menambah runyam semuanya” jabarnya penuh kesal

“Aku sudah memutuskan krystal”

“Yak!” Teriak suzy refleks

“Demi kau. Mulai sekarang aku akan melindungimu dari si namja berkepribadian banyak itu. Aku tak mau sembunyi dan takut lagi..”

“Tak perlu! Akan kuurus sendiri” sergah suzy cepat

kheundae..”

“Satu lagi! Aku tak mungkin menghianati sahabatku hanya karna namja” lagi lagi suzy menyela ucapan minho

“Kheundae..”

“aku tutup ne?”

Tanpa mendengar jawaban minho, suzy dengan cepat memutuskan panggilannya.

Suzy lalu melempar ponselnya asal. Nafasnya naik turun. Ia sudah sangat lelah. Dengan masalah masalahnya, terutama dengan masalah yang menyangkut persahabatannya.

“Akan kuselesaikan satu persatu. Mulai besok..” gumamnya seraya menguap. Matanya yang tak dapat berkompromi itu lalu tertutup rapat.

***

Suzy berjalan sendiri di lorong kampus seraya menatap layar ponselnya. Ia tengah memilih milih lagu untuk didengarnya melalui headphone yang dipakainya.

“Yak! Kalau berjalan kau harus menatap lurus ke depan. Bukan ke ponselmu”

Suzy mengangkat wajahnya hendak melihat tampang namja yang berani membentaknya.

“Omo! Jong in oppa?” Suzy tertawa pelan saat melihat namja berkulit agak gelap itu berdiri di hadapannya. Ia tak menyangka bisa bertemu dengan mantan namjachingu krystal sewaktu SMA. Suzy kurang mengetahui seluk beluk putusnya jong in dan krystal. Suzy hanya tahu mereka berpacaran hanya berlangsung satu bulan dan setelah itu jong in menghilang entah kemana dan sebulan kemudian krystal berpacaran dengan minho sampai sekarang.

“Apa yang kau lakukan di sini?” Tanya suzy sambil menyeimbangkan jalannya dengan jong in. Mereka berjalan tanpa tujuan.

“Hanya ingin melihat lihat” singkatnya seraya menoleh ke arah suzy sambil tersenyum simpul.

“Kau pasti mencari krystal kan?”

“Ani. Aku hanya ingin melihat lihat”

“Krystal?” Suzy menautkan alisnya

“Neo”

Suzy tertawa renyah.

“Jinjja?” Suzy nampak menganggap ucapan jong in barusan hanyalah sebuah lelucon. Mana ada namja yang pernah berpacaran dengan seorang yeoja dan malah mencari yeoja lain.

“Kau menyukaiku kan?” Tanya jong in tiba tiba yang membuat suzy harus menelan salivanya mati matian.

“Ne?” Tanya suzy gugup. Ia tak sengaja mengeraskan volume lagunya sehingga membuatnya harus salah tingkah habis habisan. Ia lalu mematikan lagunya cepat.

“Sejak pertama kali bertemu di lapangan. Saat masa orientasi siswa. Aku yang menjadi pembinamu. Kau masih ingat?” Tutur jong in seraya terus berjalan. Tak sadar mereka sudah berada di belakang kampus yang biasanya jarang dilalui oleh siapapun.

Mereka lalu berhenti.

“Kau menyukaiku kan?” Tanyanya lagi. Bayangan masa SMA itu seketika muncul lagi di benak suzy.

“kalian harus berlari duapuluh kali putaran. Lalu kengkreng limapuluh kali. Palli!” Teriak jong in sebagai pembina. Suzy terus terusan memaki maki namja itu dalam hati. Kebetulan ia tak sekelompok dengan krystal jadilah ia hanya bisa merutuk kesal di tempatnya.

“Yak.. ireomeun mwoeyeo?” Tanya jong in pada suzy yang sudah terlihat kelelahan. Suzy yang masih menyimpan dendam dengan pembinanya itu hanya membalasnya dengan wajah ditekuk.

“Yak! Ireomeun mwoeyeo?!” Bentaknya

“Bae.suzy” balasnya dengan penuh penekanan seraya terus melakukan kengkreng.

“Hentikan..” jong in menarik tangan suzy agar menghentikan kengkrengannya.

“Eoh?” ucap suzy heran dengan sikap namja itu. Jong in lalu menarik suzy menuju UKS.

“Kau berbaringlah di sana. Aku tau kau sangat lelah. Mian..” tanpa menunggu persetujuan suzy, jong in langsung melesat begitu saja dari hadapan suzy.

Suzy tersenyum simpul mendapatkan perlakuan spesial dari pembina super killer itu.

“Apa apaan namja itu..” gumamnya kesal. Selang beberapa detik ia tersenyum lagi.

“Jatuh cinta? Apakah seperti ini?” Suzy memegangi dadanya mencoba mengecek detak jantungnya.

“Kenapa secepat ini?”

“Pabbo..”

“Benci.. lalu cinta.. ahh.. ani ani” gumamnya seraya tersenyum simpul.

Matanya lalu tertutup sempurna.

“Aku mendengarnya”

Suzy meremas ujung bajunya. Ia sangat malu. Baginya, ia sudah melupakan sosok jong in sejak berita jong in-krystal berpacaran beredar di sekolahnya. Ia berusaha tersenyum dihadapan krystal setiap kali melihat mereka bermesraan. Tapi sekarang, semuanya sudah lenyap. Entah mengapa, sekarang namja bernama myungsoo itulah yang malah membuatnya penasaran.

“Lalu kenapa?” Suzy menyimpulkan senyumannya sambil kembali memakai headphonenya.

“Saranghaeo..” ucap jong in pelan

Suzy tak kaget. Ia tahu maksud jong in sekarang.

“Kheundae, Aku sudah tidak lagi”

“Wae?” Desaknya seraya memegang kedua tangan suzy dan menatap kedua manik matanya lurus.

“Entahlah. Aku jatuh cinta padamu sudah sangat lama. Dan lama kelamaan rasa itu mulai pudar. Gheuraegu.. hilang..”

“Jeongmal?” Tanya jong in tak percaya.

“A! Aku mau bertanya. Kenapa kau malah berpacaran dengan krystal jika ternyata kau menyukaiku huh?” Tanya suzy skeptis.

“Aku.. hanya ingin melihat reaksimu bagaimana. Dan ternyata kau biasa saja. Padahal aku tau kau menyukaiku..”

Suzy mendecak. Ada rasa sakit yang menyerang dadanya tiba tiba.

“Apa kau bodoh huh?” Lagi lagi suzy bersakartis ria.

“Ne. Dan setelah putus dengannya aku pindah sekolah berniat melupakan kejadian pemerkosaan yang aku lakukan terhadap park jiyeon” ungkapnya seraya tertawa pelan.

“Kau.. melakukan pemerkosaan?!” Pekik suzy tak percaya.

“Aku tak sengaja. Saat itu aku sedang mabuk dan saat itu sudah malam. Aku bertemu park jiyeon di koridor sekolah. Aku berhalusinasi itu kau” lagi lagi namja itu tertawa

“Tidak waras..” gumam suzy takut seraya memundurkan langkahnya.

“Dan sampai sekarang tak ada yang tahu peristiwa memalukan ini” ujar jong in santai.

“Park jiyeon eotthae? Gwaenchana? Nugu?” Wajah suzy nampak ketakutan.

“Dia tak hamil. Hanya saja.. dia agak sedikit gila. Eommaku menyumpal mulutnya dengan uang agar ia tak membeberkan masalah ini. Eotthae? Aku namja yang sangat jujur kan? Dan sekarang aku kembali..” jong mengeluarkan evil smirknya.

“Apa tujuanmu menceritakan masa lalumu itu eoh?!”

“Agar tak ada lagi rahasia di antara kita..” jong in masih menyunggingkan senyum liciknya.

“Namja gila! Aku menyesal pernah menyukaimu! Kau bahkan tak pantas dijadikan sebagai cinta pertama seorang bae suzy!” Teriak suzy tepat di depan wajah jong in.

“Jin..jja?” Jong in lalu memegang dagu suzy

“Yak!” Pekik suzy tak terima.

Suara tepuk tangan berjeda menghentikan aksi yang akan dilakukan jong in. Namja itu lalu keluar dari tempat sembunyiannya.

“Gheurae, kau yang bernama kim jong in huh?” Tanya namja itu sinis.

“Ne. Mau apa kau?!” Balasnya tak kalah sinis. Jong in nampak memperhatikan wajah yang nampaknya familiar dimatanya itu.

“Kau kenal park jiyeon?” Tanya namja itu kemudian. Suzy terbengong memandangi namja yang tak lain adalah myungsoo itu. Ia tengah menebak, kepribadian mana yang muncul sekarang.

“Neo.. kim myungsoo eoh? Kau pernah menghajarku hingga babak belur tanpa sebab dan mengancamku cih.. tapi sukses kubalas” ucap jong in ketika telah mengingat namja dihadapannya sekarang.

“Ne. Saat itu aku menyuruhmu menjauhi yeoja ini” myungsoo menunjuk suzy santai.

‘Omo! Sudah berapa namja yang berhasil myungsoo buat babak belur huh?’ Batin suzy shock.

Jong in mendecak.

“Wae? WAE?!” bentakan jong in membuat suzy tersentak.

“Dia milikku” myungsoo masih menatap tajam ke arah jong in

“Cih..”

‘Ternyata kepribadian menyusahkan itu muncul’ desah suzy dalam hati. Myungsoo lantas menarik suzy untuk pergi dari tempat itu.

“Yak! Kau bilang tadi park jiyeon huh? Waeyo?” Teriakan jong in menghentikan langkah myungsoo. Namja itu lalu berbalik menghadap jong in dengan masih menggenggam tangan suzy.

“Dia temanku. Dia sahabatku”

Jong in lagi lagi mendecak.

“Yeoja itu sudah gila huh?” Tanya jong in sarkasme

“Ani. Dia menjadi yeoja yang sangat hebat sekarang” myungsoo lalu berlalu meninggalkan jong in yang asyik berkesal ria dengan wajah yang makin memerah sebal.

“Suzy-ah!”

***

“Kau akan membawaku kemana eoh?” Cegat suzy setelah mereka telah sampai di parkiran

“Ke rumahku. Bukankah kau harus tinggal di sana” balasnya datar. Suzy meniup poninya kesal.

“Lalu mobilku? Aku membawa mobil”

“Nanti akan kusuruh orang untuk mengantarnya ke rumahku” myungsoo menyerahkan helm itu kepada suzy.

“Suzy-ah!” Panggil seseorang dari jauh tiba tiba sebelum suzy memakai helm standarnya.

Suzy hanya memandang lirih namja yang memanggilnya itu. Matanya juga menangkap sesosok yeoja yang tengah berdiri di parkiran. Entah yeoja itu menunggu siapa. Yang pastinya ia tak membawa mobil. Ia belum mahir mengendarainya. Yeoja yang merupakan sahabatnya itu bahkan tak menghiraukan tatapan bersalah suzy terhadapnya.

“Cepat naik!” Suara myungsoo membuyarkan semua pikiran suzy.

“Suzy-ah! Tunggu!” Teriak minho lagi sembari berlari ke arah suzy yang sudah siap meninggalkan parkiran dengan motor myungsoo.

Dengan wajah kalut, minho menghempaskan tangannya kesal. Motor itu telah berlalu dari hadapannya. Ia nampak kecewa dengan sikap suzy yang malah semakin dekat dengan namja jadi jadian itu.

Krystal tersenyum simpul melihat ekspresi kecewa di wajah namja itu. Ia lalu menghampiri minho yang nampak masih enggan menggas mobilnya untuk segera pergi dari tempat pengap itu.

Krystal lalu mengetuk ngetuk kaca mobil minho yang sontak membuat namja itu menekan tombol push di jendelanya.

“Bagaimana rasanya huh?” Ucap krystal sinis. Minho tertawa pelan.

“Menarik. Akan lebih menyenangkan jika penuh rintangan seperti ini. Seperti game, ini sangat seru” krystal mendecak.

“Aku harap kau merasakan sakit yang amat sakit yang bahkan membuatmu putus asa”

“Kau mencoba mengancamku eoh?”

“Ani. Aku hanya sedang mengutukmu” krystal menyungginggkan bibirnya ke samping lalu segera berlalu dari lokasi itu karena ternyata jemputannya sudah datang.

“Cih..” balas minho kesal setelah krystal berlalu dari hadapannya.

***

Suzy tertidur pulas di ranjang myungsoo. Namja itu masih memandangi wajah bak malaikat suzy itu sambil bersandar di sofa yang sengaja ditaruhnya di kamar. Entah mengapa ia bisa sangat nyaman tidur di rumah itu. Padahal ia belum begitu mengenal myungsoo dengan baik.

Ponsel suzy berdering lagi. Tertera nama eomma di layarnya.

Myungsoo lalu mengambilnya dan langsung mengangkatnya.

“Yak suzy-ah! Ini sudah malam, kemana saja kau dan kenapa kau tak kabari eomma eoh?!” Sembur wanita parubaya itu langsung.

“Jwoseunghamnida ahjumma.. dia menginap di rumahku untuk sementara karena ada pesta kecil kecilan tadi. Aku jamin dia aman”

“Nuguseyo?”

“Kim myungsoo ahjumma. Kau harus menghafal suaraku ini”

Wanita itu terdengar seperti tertawa.

“Ne. Aku titip padamu saja malam ini. Kau harus jaga dia ne? Aigoo! bisa bisanya aku percaya pada namja yang bahkan belum aku lihat” candanya

“Kau bisa menghukumku seberat beratnya jika suzy terluka. Sekecil apapun” ucap myungsoo dengan nada serius yang membuat eomma suzy tertegun.

“Ahh.. ne. Gomapta myungsoo-ssi. Aku jadi ingin bertemu denganmu. Pasti kau sangat tampan”

“Ne. Kapanpun ahjumma butuh”

“kalau begitu aku minta nomormu, boleh?”

“Ne. 5635****”

“Oke. Aku tutup ne?”

“Ne”

Myungsoo menyimpan kembali ponsel suzy di kasur. Selang beberapa menit, ponsel itu lagi lagi berdering yang membuat suzy membuka matanya perlahan. Myungsoo lalu cepat cepat mengambil ponsel itu dan berniat membuka mms yang dikirimkan seseorang dengan tanpa nama.

Mata myungsoo membelalak ketika sebuah foto yeoja yang tak dikenalinya muncul. Ia melihat yeoja itu tengah mabuk dan tengah digerayangi oleh seorang namja yang tak dikenalinya juga. Foto itu terlihat di ambil di dalam sebuah bar.

Suzy yang ternyata sudah bangun walaupun dengan mata kantuk seperti itu lantas merebut ponselnya dari myungsoo.

Ia melihat foto itu. Yeoja yang tak asing baginya. Matanya sukses membelalak.

“Krystal..” gumamnya.

Tanpa babibu suzy lalu beranjak dari kasur itu menuju kamar mandi. Ia berniat mencuci wajahnya lalu segera berangkat ke lokasi yang ada di pesan mms itu.

Sesekali suzy melirik arlojinya yang menunjukkan pukul 10.25 malam.

“Kenapa buru buru sekali?” Tanya myungsoo bingung

Suzy tak menjawab. Ia sibuk merapikan bajunya. Ia lalu mengambil tasnya dan bergegas keluar dari rumah itu.

“Anikka..” myungsoo menahan tangan suzy.

“Yak! Aku tak bisa tinggal diam di saat sahabatku dilecehkan. Selama ini, yeoja di foto itu yang selalu melindungiku. Neo arra?!” Suzy menghempaskan tangan myungsoo

Myungsoo lalu masuk ke dalam. Ia berniat mengambil kunci mobilnya dan segera menyusul suzy.

***

Mata yeoja itu mengitari setiap sudut di bar itu. Tak terkecuali sudut gelap di ujung sana. Dengan nafas yang masih memburuh, suzy lalu buru buru berlari menuju kamar kamar di bar itu karena ia tak melihat krystal di bar tersebut.

Ia mengetuk pintu demi pintu sambil meneriaki nama sahabatnya itu. Namun tak satupun yang berniat membukanya. Ia tak tahu di kamar mana krystal sekarang.

Yeoja itu terduduk sambil menyandarkan dirinya di dinding.

Air matanya berlinang begitu saja. Ia tak tahu harus berbuat apa lagi.

Yeoja itu sudah habis

Suzy makin mengeraskan tangisannya setelah menerima pesan singkat dari nomor yang mengiriminya mms.

Ia lalu mencoba menghubungi nomor krystal lagi. Mungkin ponselnya sudak aktif karena sedaritadi operatornya lah yang berceloteh di ponsel itu.

Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif

“Lagi lagi..sial!” Suzy melempar ponselnya itu asal. Ia menangis sejadi jadinya.

Tiba tiba pintu yang tepat berhadapan dengan suzy terbuka yang sontak membelalakkan mata suzy. Ia hanya melihat seorang namja tampan muncul dengan kemeja yang berantakan dengan beberapa kancing terbuka.

Suzy lalu menghentikan langkah namja itu.

“Kau.. namja di foto itu eoh?! Mana krystal?!” Bentaknya dengan sisa sisa air mata di pipinya. Namja itu hanya membelai wajah suzy tanpa berniat membalas ucapan suzy namun dengan cepat suzy menepisnya.

Namja itu tertawa renyah lalu menyerahkan kunci kamar itu dan segera meninggalkan suzy yang terbengong memandangi kunci itu.

Ia lalu membuka kamar itu. Terlihat seorang yeoja yang membalut dirinya dengan selimut tengah terduduk bersandar di samping tempat tidur sambil menangis.

“Krystal-ah..” airmatanya lagi lagi tumpah. Ia lalu berlari menghampiri krystal yang nampak depresi.

“Gwaen..cha..na?” Suara suzy bergetar. Krystal menggeleng dengan mata basah.

Suzy lantas memeluk krystal sambil mengelus ngelus punggungnya mencoba menguatkan krystal.

“Mianhae..” ucap suzy lirih seraya terisak

“Mianhae..”

***

“Kenapa aku berada di bar? Sejak kapan aku sering ke sini? Apa aku benar benar punya kepribadian ganda huh?” Gumam myungsoo pada dirinya sendiri setelah sampai di depan kamar yang dimasuki suzy. Ia hendak meninggalkan tempat itu namun pintu itu tiba tiba terbuka yang menampilkan dua yeoja cantik dengan mata sembab.

“Krystal?”

Krystal dan suzy membulatkan matanya tak percaya.

“Yak myungsoo-ah! Apa kau mengikutiku eoh?!” Sembur suzy. Kening myungsoo tiba tiba mengkerut.

“Mengikutimu?”

‘Yah ampun. Kepribadian normalnya kembali’ teriak suzy dalam hati

“Kusarankan kau psikiater” ucap suzy lalu berjalan meninggalkan myungsoo yang menunjukkan wajah bingungnya.

Myungsoo lalu berlari menyusul kedua yeoja itu.

“Krystal-ssi.. gwaenchana? Kenapa bajumu..”

“gwaenchana.. jangan tanya dia dulu” sergah suzy kesal dengan sikap myungsoo. Entah ada rasa tak suka dengan kepribadian myungsoo yang satu ini.

“Krystal-ssi.. kau nampak..”

“Yak!” Pekik suzy memotong ucapan myungsoo.

“Mianhae suzy-ah. Aku mau myungsoo-ssi saja yang mengantarku” sela krystal yang sukses membuat suzy bingung.

“Apa kau masih marah padaku?”

“Ne. Hatiku sedang tidak baik. Tunggu saja sampai besok. Gomawo sudah mau peduli padaku. Aku harap semua itu tulus” krystal lalu berjalan meninggalkan suzy yang mematung sendirian. Ia memandang lirih kedua insan yang nampak sudah semakin menjauh itu.

“Aku harap tak terjadi apa apa denganmu” gumamnya.

Suzy bingung sekarang. Dia tak tahu harus menginap dimana. Setelah berpikir agak lama, ia lantas memutuskan untuk menginap di hotel saja. Ia tak mungkin pulang ke rumah dan menyerahkan diri untuk disidang oleh eommanya.

***
“Neo gwaenchana?” Tanya myungsoo ketika memberikan helm itu kepada krystal. Nampak yeoja itu terus terusan melamun sedari tadi.

Myungsoo yang melihat baju krystal penuh sobekan lantas membuka jaketnya dan memakaikannya kepada krystal.

“Gomawo..” ucap krystal pelan.

“Naiklah..” krystal mengangguk.

“Myungsoo-ssi.. apa kau namja yang baik?” Tanya krystal setelah motor itu melaju dengan kecepatan normal.

“Entahlah..” balasnya

“Apa kau menyukai suzy?”

“Suzy? Neo chingu?”

“Kau jangan berpura pura lupa..”

“Ah.. aniya.. aku menyukai orang lain”

“Nugu?”

“Namanya krystal jung. Dia adalah wanita yang sangat kuat”

Krystal tertawa parau.

“Jinjja? Apa yang akan kau lakukan padanya agar dia percaya bahwa kau menyukainya huh?”

“Melakukan apa yang disukainya”

“Apa kau akan berkorban untuknya?”

“mm.. mungkin”

“Mungkin?” Tanya krystal ragu.

“Aku harus bertanya dulu pada diriku, apakah ini adalah cinta atau hanya suka sesaat” krystal lagi lagi tertawa.

“Bagaimana kalau yeoja itu sudah..” krystal menggantung ucapannya. Matanya lagi lagi basah.

“Sudah apa?”

“Ahh.. lupakanlah..” krystal mengeratkan pelukannya dengan airmata yang membanjiri pipinya. Lagi lagi.

***

“Apa yang terjadi padaku uisanim?” Tanya myungsoo setelah dirinya melakukan pemeriksaan psikis dari dokter tersebut.

“Setelah melakukan pemeriksaan, aku menemukan dua kepribadian yang menguasai tubuhmu. Jadi total kepribadianmu ada tiga. Nama kelainannya disebut dengan Dissociative Identity Disorder ” terangnya. Mata myungsoo sukses membelalak.

“Ne?” Tanya myungsoo bingung. Apakah hal yang selama ini yang ia pikirkan tentang kepribadian itu terjadi.

“Penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas yang memiliki cara berpikir, temperamen, tata bahasa, ingatan dan interaksi terhadap lingkungan yang berbeda beda”  jelasnya.

“Pantasan selama ini aku merasa aneh ketika melihat ada seseorang yang tiba tiba membicarakan hal yang tak pernah aku lakukan” balas myungsoo dengan kening berkerut.

“Kau terkadang bisa berubah kepribadian kapan saja kepribadian itu mau”

“98% penderita Dissociative Identity Disorder, Ketika kepribadian aslinya kembali, ia tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi sebelumnya. Apa kau seperti itu?” Tambah dokter itu.

“Ne. Tapi aku mengingat aktifitas yang aku lakukan dengan kepribadian asliku sekarang. Seperti mengingat orang yang disukai..” balasnya malu malu. Dokter itu tertawa pelan.

“Memang seperti itu” balas dokter itu.

“Memangnya kepribadianku memiliki nama dan sifat yang berbeda uisanim?” Tanya myungsoo lagi setelah menghentikan tawanya.

“Dua kepribadian itu bernama myungsoo namun dengan sifat yang bertolak belakang”

“Apa saja uisanim?” Tanyanya serius

“Ada myungsoo dengan sifat yang misterius. Senang melihat darah dan ambisius. Tak segan melukai seseorang jika keinginannya tak terpenuhi” terangnya.

“Yang kedua juga bernama myungsoo. Namun karakternya seperti anak kecil. Manja dan sedikit labil. Gheuraegu, dia sangat mencintai eommanya”

Myungsoo menghembuskan nafasnya berulang ulang. Ia tak tenang sekarang.

“Kenapa..itu bisa terjadi?”

“Penyebab kelainan ini pada umumnya adalah karena trauma masa kecil. Aku ingin bertanya, kau punya trauma?” Tanya dokter itu bingung.

Myungsoo tengah memikirkan sesuatu. Dikepalanya melayang layang wajah eommanya dan kejadian masa lalunya yang kelam.

“Sepertinya begitu. Aku.. kehilangan eommaku lima tahun yang lalu setelah adikku dilahirkan. Aku melihat ada banyak darah yang berserakan setelah memaksa untuk masuk ke dalam ruang melahirkan berniat melihat eommaku” dokter itu dengan serius mendengarkan penuturan myungsoo.

“Mereka berkata, eommaku meninggal karena kehabisan darah dan saat itu aku langsung pingsan di tempat. Aku bahkan mengutuk rumah sakit yang tak menyediakan darah AB bagi eommaku. Mereka berkata, pasokan darah AB sudah habis”

“Itu terjadi lima tahun yang lalu? Berarti saat usiamu masih remaja. Apa tak ada hal masa kecil lainnya yang menjadi traumatik mu?” Tanya dokter itu lagi. Dia sekarang paham mengapa kedua kepribadian itu bisa muncul.

“A! Saat umurku lima tahun, aku mengalami siksaan karena karena aku sangat menyayangi eommaku. Aku melihatnya sering disiksa oleh appaku dan aku sering membelanya dan akulah yang menjadi sasarannya. Aku tak mengerti mengapa appa menyiksanya. Kata appa, dia sering melihat eommaku menggandeng pria lain”

Dokter itu mengangguk.

“Kheundae, itu karena appaku sangat mencintai eomma. Tapi, karena terbakar cemburu yang bahkan belum terbukti, ia malah menyiksa eommaku”

“Aku mengerti sekarang. Kedua kepribadianmu itu berhubungan erat dengan masa lalumu ketika kau berumur 5 tahun dan ketika eommamu meninggal karena melahirkan adikmu. Karena proses pembentukan kepribadian dimulai dengan masa yang disebut chilhood dan masa remaja”

Myungsoo masih menampilkan ekspresi bingungnya. Ia masih belum paham dengan dirinya.

“Cara menyembuhkannya bagaimana uisanim?”

“Pengobatannya dengan psikoterapi dan hipnosis. Bisa juga dengan Obat-obatan medis seperti anti-depresan dan anti-psikotik untuk mengendalikan pikiran dan perasaan individu agar tetap pada kondisi normal”

“Namun dalam beberapa kasus,upaya itu tidak berhasil” tambahnya yang membuat myungsoo bergidik ngeri.

“Bagaimana prosesnya uisanim?” Tanyanya lagi.

“Prosesnya untuk mengintegrasikan suatu kepribadian berlangsung dengan menghipnosis individu untuk bisa menerima dan bersatu kembali dengan kepribadian lainnya. Proses ini tidak berjalan dengan mudah, karena setelah penyatuan tersebut individu biasanya akan merasakan kembali hal-hal yang dialami kepribadian lainnya” terangnya.

Ekspresi wajah myungsoo berubah kalut.

‘Eottokhae?’

***

Krystal menatap dua garis merah di alat tes kehamilan itu dengan perasaan campur aduk. Keringatnya mengucur sangat deras. Air matanya bahkan sudah kering dan tak sanggup mengeluarkan cairan beningnya lagi. Ia jatuh terduduk di lantai ubin itu dengan perasaan hancur.

“Eotthokhae?” Gumamnya lirih seraya menjatuhkan alat tes itu.

***TBC***

Annyeong readers! Ada yang nunggu gak? gak ada? *Okesip. Mianhae atas segala kesalahan baik dalam kalimat, ide maupun struktur. Mian karena part ini sungguh amat ngebosenin, suerr gua ajah yg baca jadi pengen tidur aja. Hahaha mian.. Kritik dan saran sangat diterima but no bash. Thanks for reading

RCL yah! Karena setiap komen dan like kalianlah yang membangun ide ideku *tsaaahhh *syahdu beud* xD

Gomapta~Bow

😀

Posted from WordPress for Android

86 thoughts on “FF Three Personality Types PART 4

  1. Kasian Krystal😥..
    Semoga aja setelah dia tau kalo Myung yg normal suka sama dia,dia gak bakal jadiin Myung normal sebagai alat balas dendam ke Suzy

  2. duh klo myungsoo jadi sembuh trus balik jadi normal dia bakal suka sama krystal dong.. trus nanti suzy gimana??? andwae andwae andwae..

  3. th kn bnr aq gk suka sma myungsoo yg sifat’a normal, trnyta dy suka sma krystal!! huaaa.. suka sma myungsoo yg terobsesi sma darah dr pda myungsoo yg normal

  4. Myungsoo suka sama krystal??trus suzy gmna donk?aduh kshan krystal hamil.semoga ada yg mau bertanggung jawab*aslkan jgn myungpa ya*hehe

  5. kasihan kristal.. siapa cwo yg gtuin kristal yah..
    Berharap aja kristal gk manfaat kepribadian myung yg suka sama dia buat bikin suzy sakit hati Deh..

  6. Ternyata itu penyebab Myungsoo mempunyai 3 kepribadian . Semoga ajja Myungsoo bisa sembuh ..
    Tpi kalo Myungsoo sembuh dan berkepribadian normal berarti dia tertarik dgn Krystal donk ya bukan Suzy .. Aaaaahhhhhhhh pdhal aku pengen’y Myungsoo tertarik’y sama Suzy ..

    Krystal hamil ?? Sebenar’y siapa yg melalukakan hal tidak senonoh itu dgn Krystal ?? Apa mungkin itu Jongin ??

    Next.. Mau bca part selanjut’y

  7. yang hamilin krystal kris wu kah?#nyontek di sub cast.

    nyesek ama myung normal suka ma krystal
    T.T

    Next bacanya

  8. akhirnya myungsoo ke dokter juga. dan tau kalo sia punya kepribadian ganda. ternyata dari masa lalu.
    hah krystal hamil. itu tadi siapa cowok yang keluar kamar ?
    dan myungsoo yang asli suka sama krystal beneran itu ?

  9. Ahhh jadi karna itu myung bisa memiliki kepribadian ganda😀. Eottokhae? Keliatannya suzy udh mulai suka ama myungsoo, sedangkan kepribadian myungsoo yg normal malah menyukai krystal. Astagaaaa terus ntar gimana kalo myung udah gk punya 3 kepribadian malah kembali pd kepribadiannya yg normal? Apa dia akan mengacuhkan suzy? Aigooo penasaraann. Baca next part nya dulu ya thor🙂

  10. krystal… apa akan meminta myungsoo menikahinya ya? aku jadi takut..
    jadi ibu myungsoo bergolongab darah AB. hemmm… terang saja suzy bisa mengatasi obsesi darahnya.

  11. jadi itu sebabnya dia punya kepribadian banyak..uuhh lebih suka sama myung yg terobsesi ke suzy.. ga rela klo myung yg normal malah lupa sama suzy..😥
    astaga krystal hamil?? sbenernya gmn awal mulanya krystal bisa kena pelecehan begitu,,kasihan krystal..tapi ttep aja ngga rela klo dia sama myung

  12. Mkin seruuuu,,, pnasaran m hbungn MyungZy ntr gmn scra Myung yg norml ska m Krys gmn klo Krys mnta Myung bwt nkahin dy akkkh andwee…
    Semngat🙂

Tinggalkan Balasan Anda, Dear

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s