FF 145 PART 1

image

Title: 145
Author: @vhyra_pabbo
Genre: Romance, drama, family, friendship, etc.
Main Cast: Bae Suzy and Shinee’s Personil (Choi Minho, Lee taemin, Lee Jinki, Kim kibum, Kim jonghyun)
Sub Cast: Kai, Krystal jung, Choi Sulli, OC’s
Length: Chaptered

Warning: Ini adalah cerita yang saya buat murni dari pikiran saya. Cerita ini hanya fiktif belaka. kalau ada kesamaan tokoh, tempat, dan cerita itu merupakan bukan kesengajaan. Ghamsahamnida~ Bow

Happy Reading!

***

“Lihat!” Pekik salah satu yeoja yang mengenakan dress ungu kepada teman di sampingnya. Yang diberitahu hanya dapat mendengus kesal.

Yeoja yang ditunjuk oleh yeoja ber dress ungu itu tengah berjalan anggun dengan gaun malam bernuansa hitam peraknya bersama seorang namja terkenal di sekolah mereka.

“Kemana sahabat sahabat namjanya itu sulli-ya?” Tanya krystal kepada yeoja bergaun ungu itu—sulli—kesal.

“Mollayo. Katanya mereka tak bisa datang” balas sulli polos.

“Waeyo? Kenapa namja namja itu membiarkan suzy bersama namja lain?” wajahnya makin memanas tatkala melihat suzy membisiki sesuatu kepada namja yang digandengnya.

“Mollayo. Memangnya apa hak mereka melarang suzy bersama namja lain huh?”

“Mereka adalah sahabat suzy. Bagaimana bisa mereka membiarkan suzy bersama namja tak beres seperti kai?” jelas krystal seraya mengepalkan tangannya kesal.

Yang ditanya hanya ber-oh ria. Ia tak peduli dengan omongan krystal barusan, karena sejujurnya, sulli menyukai salah satu namja di antara sahabat sahabat suzy itu.

***

Taemin apa kau datang ke prom night tahunan sekolah?” Tanya namja bermata sipit di seberang telepon.

“Ani. Aku sibuk” jawab taemin dengan nada kesal. Entah karena apa.

“Oke. Aku tutup teleponnya ne?”

Tutt..

Belum sempat namja bermata sipit itu menekan tombol pemutusan, taemin sudah memutuskannya duluan. Namja itu hanya mendengus kesal.

“Taemin juga tak ikut minho-ya” ucap jinki—si mata sipit— kepada namja bermata belo yang tengah duduk di sofa ruang tv tanpa menonton atau melakukan apapun.

Minho berdehem sambil bertopang dagu.

“Gheurae.. suzy melarang kita berempat untuk ikut ke acara itu. Waeyo?” Kibum mulai membuka suara.

“Sepertinya ada yang ia sembunyikan dari kita” balas jinki curiga.

Minho yang sedari tadi diam tiba tiba menghentakkan meja di depannya dan bergegas keluar dari rumah itu.

“Yak minho-ya! Kau mau kemana eoh?!” Seru jinki. Minho bungkam.

“Ada apa dengannya huh?” Gumam jinki kesal.

“Kau sudah menelpon jong?” Tanya kibum kemudian.

“Ne. Katanya dia sedang mengurusi toko baju noonanya yang baru saja buka” jawab jinki sembari menghampiri kibum yang tengah bersandar di sofa.

“Suzy.. apa suzy melarang jong juga ke acara itu huh?” Tanya kibum lagi dengan ekspresi kesalnya.

“Mollayo..” jinki bertopang dagu sembari memikirkan yeoja yang ia cintai namun ia selalu menyembunyikan perasaannya.

Kibum turut bertopang dagu. Ia tengah memikirkan suatu rencana.

***

Minho melangkah ragu menuju gedung di depannya. Terlihat di sana sangat ramai.

Baru beberapa langkah ia berjalan, seseorang tiba tiba menepuk pundaknya dari belakang yang membuatnya sontak berbalik.

“Minho-ya, apa yang kau lakukan di sini?” Tanya orang itu curiga

“Kibum? Seharusnya aku yang bertanya. Katanya kau tak akan ke sini” jawab minho gugup.

Kibum nampak menggaruk tengkuknya.

“Aku.. hanya kebetulan lewat” dustanya.

“Bagaimana kalau kita ke butiq jong myun noona saja. Katanya ia baru buka” ajak kibum kemudian. Terlihat dari raut wajah minho sangat ingin menolak. Namun apa daya, ia tak ingin ketahuan bahwa ia akan ke prom night itu diam diam.

“Kkaja!” Ajak minho kemudian. Sebelum meninggalkan tempat itu, ia sempat menoleh ke arah gedung tersebut seraya menghembuskan nafas berat.

***

“Jadi karena ini ia melarangku ke prom night?” Gumam seorang namja seraya mengepalkan tangannya geram. Hampir saja ia berjalan menghampiri kedua insan yang tengah bermesraan itu dan menghajar si namja bernama kai itu. Namun niatnya diurungkan setelah melihat seorang namja yang dikenalnya tengah menatap tajam ke arah kedua insan itu.

“Sial!” Umpatnya kesal.

***

“Mwo?! Katanya dia membantu noona di sini?” Tanya minho bingung.

“Membantuku? Ckk.. anak itu.. bisa bisanya ia berbohong. Aku sempat menyuruhnya tapi dia menolaknya dengan alasan akan ke prom night” decak kim jong myun yang tengah mengatur barang barangnya.

Kedua namja itu—minho dan kibum—tenggelam dalam pikiran mereka masing masing.

“Oke, karena kalian sudah di sini, kalian mau membantuku?” Ucap jong myun yang langsung membuyarkan kedua namja itu.

“N-ne?” balas mereka kompak.

“Kalian mau membantuku huh?” Ulangnya. Kedua namja itu hanya saling pandang.

***

“Suzy-ah.. kau sangat cantik..” puji kai seraya menatap kedua bola mata suzy intens. Mereka tengah berada di dalam mobil yang di parkir di basement.

Suzy hanya tersenyum. Lalu wajah mereka mendekat. Kai mulai melumat bibir suzy lembut dan suzy membalasnya.

Tanpa mereka sadari, seorang namja tengah menatap tajam ke arah mereka.

“Sial!” Umpatnya seraya mengepalkan tangannya kuat. Matanya lalu celingak celinguk mencari namja yang dikenalnya tadi namun tak ditemukannya sosok itu. Ia bernafas lega. Bibirnya lalu tersungging ke samping.

Kakinya mulai melangkah menuju mobil berwarna hitam itu.

Kini ia bisa melihat dengan jelas kedua insan itu masih melakukan hal tadi.

Ia lalu mengangkat kayu besar yang dibawanya tadi lalu mulai melayangkannya ke arah kaca depan mobil itu.

PRAAANNG!

PRANGGGGG!

Serpihan kaca itu terlempar kemana mana. Pipi suzy terkena serpihan kaca itu dan membuat pipi mulusnya itu mengeluarkan darah.

Kedua insan itu menghentikan aksinya. Terlebih suzy. Ia menatap tak percaya ke arah namja yang tengah tersenyum sinis ke arahnya. Suzy sedikit meringis dan memegang pipinya.

“Yak! Apa yang kau lakukan pada mobilku huh?!” Pekik kai tak terima. Ia lalu keluar dari mobil itu hendak menghajar namja pembuat onar itu namun suzy dengan cepat menghentikannya.

“Yak! Suzy-ah.. pipimu..” kai mencoba menyentuh pipi suzy namun suzy menepisnya pelan.

“Tunggu di sini ne?” Pintah suzy lembut. Kai mengangguk seraya menatap suzy iba.

Suzy lalu berjalan keluar dari mobil itu.

Plakkkk!!

Suzy menatap tajam namja dihadapannya.

“Kita putus.. oppa..” ucap suzy pelan. Suzy lalu berbalik hendak kembali ke tempatnya namun dengan sigap namja itu menarik tangan suzy.

“Yak! Bae suzy!” Teriak namja itu.

Suzy hanya tertawa renyah.

“Kita putus. Apa kau tak mendengarnya?” Ucap suzy santai

“Bae suzy!” Oktafnya meninggi.

“Aku.. tak mungkin backstreet lagi denganmu,oppa.. aku lelah..” ucap suzy seraya menepis tangan namja itu pelan.

Namja itu tak peduli dan tidak mau tau dengan penuturan suzy. Ia tidak mau putus.

“Tunggu!” Panggil namja itu kemudian.

Suzy menghentikan langkahnya.

Namja itu lalu berlari menghampiri suzy.

“Kau terluka. Aku akan membawamu ke rumah sakit dulu” namja itu menarik suzy paksa namun suzy memberontak.

“Jangan berlebihan!” Tolak suzy seraya melepaskan genggaman namja itu.

Kai yang melihat itu lalu turun dari mobilnya dan langsung menghadang mereka.

“Apa apaan kau! Mau kau bawa kemana yeojachingu ku eoh?!” Pekik kai sembari menarik tangan suzy.

Namja itu membulatkan matanya tak percaya.

‘Apa aku tak salah dengar?! Dia bilang tadi yeojachingu?!’ Batin namja itu kaget.

Pegangannya terhadap suzy melemah. Ia lalu melepaskan tangan suzy.

“Kau masih berurusan denganku. Kalau saja suzy tak melarangku, sudah kuhajar kau!” ancam kai kepada namja itu. Kai lalu menarik suzy pergi.

Suzy menatap lirih ke arah namja itu. Dadanya sesak. Ia sangat merasa bersalah.

Namja itu membuang mukanya dan bergegas pergi dari tempat itu.

***

“Suzy-ah! Kenapa dengan wajahmu?!” Pekik jinki ketika melihat pipi kanan suzy di plester.

“Aku habis terjatuh” jawab suzy sambil terkekeh geli. Salah satu dari kelima namja itu hanya menatap suzy dengan pandangan kosong.

“Kau harus hati-hati ne?” Saran minho sembari menepuk pundak suzy pelan.

“Ne oppa..” ejek suzy sambil tersenyum yang menampilkan eye smile andalannya. Minho lantas menyentil hidung suzy gemes.

Jinki, taemin, jong dan kibum hanya menatap intens suzy.

Diantara kelima namja yang menjadi sahabat suzy, minho merupakan namja yang sangat akrab dengan suzy. Suzy kerap menceritakan keluh kesahnya kepada minho. Dan salah satu dari kelima namja itu merupakan namjachingu suzy. Mantan namjachingu lebih tepatnya. Mereka selama lima bulan ini menjalani backstreet karena tak ingin ketahuan oleh yang lainnya.

Taemin berdiri dari kursinya dan keluar dari ruangan itu tanpa kata. Mereka tengah berada di dalam rumah jinki yang merupakan tempat berkumpul mereka ketika pulang sekolah karena rumah jinki lah yang paling dekat dari sekolah. Dan lagi, kedua orang tua jinki sedang berada di luar kota dan membebaskan anaknya memiliki rumah itu sendiri.

Suzy lalu berjalan menyusul taemin di luar.

***

“Oppa.. mianhae..” bisik suzy pelan. Taemin terdiam. Sesungguhnya ia sangat ingin memeluk yeoja di sampingnya itu, tapi sikapnya berkata lain.

Suzy lalu mengambil telapak tangan taemin.

“Oppa.. kita sudah berakhir kan? Bagaimana kalau kita tetap menjadi sahabat seperti biasa. Anggap saja semua tak pernah terjadi..” ucap suzy pelan. Sangat pelan agar tak terdengar oleh yang lainnya.

Taemin menghempaskan tangan suzy. Ia lalu kembali masuk ke dalam rumah jinki.

Suzy menghembuskan nafasnya berat.

***

Taemin melihat ekspresi curiga dari keempat namja itu setelah ia kembali masuk namun ia tetap bersikap cuek dan langsung merebahkan dirinya di sofa.

“Aku kira suzy menyusulmu? Mana dia?” kibum membuka suara

Namun taemin tetap bungkam. Ia tak mau meledakkan emosinya. Karena kalau itu sampai terjadi, hancurlah persahabatan mereka.

Suzy tiba tiba muncul dengan wajah murung dan langsung duduk di antara jong dan kibum.

“Gwaenchana?” Tanya jong seraya menatap suzy sendu. Ia lalu mencoba memegang pipi suzy yang di plester.

“Siapa yang melakukan hal ini suzy-ah? Apa namja di prom night semalam?” Jong langsung menutup mulutnya salah tingkah. Ia keceplosan.

“Gheurae.. kau..” suzy membelalakkan matanya menatap jong.

“Ne. Mianhae.. aku hanya penasaran..” jong menunduk.

Jinki tiba tiba memukul meja di depannya.

“Jadi, kau sudah punya pacar?” Tanya jinki tajam

“Aniya.. kau salah lihat jong-ah..” bantah suzy gugup. Kau terlambat suzy!

“Ne. Jong pasti salah lihat” bela kibum dengan ekspresi yang tak sesuai dengan hatinya.

“Jinjja?” sanggah minho lirih.

“N-ne.. namja itu adalah temanku” jawab suzy.

“Lalu, apa alasanmu melarang kami ke prom night huh?” Jinki mencoba menyudutkan suzy setelah pembelaannya tadi. Ia sangat tidak bisa terima.

“Shireo!” bantah taemin tiba tiba yang membuat semua mata tertuju padanya.

“Kau tak boleh bersama kai! Dia namja yang tidak baik!” Pekik taemin kemudian.

Semua mengerutkan keningnya kecuali suzy.

“Kau.. mengetahui namjachingu suzy?!” Pekik kibum

“Taemin-ah.. dia..” lirih suzy

Taemin kembali bungkam.

Kibum berjalan menghampiri taemin.

“Jadi selama ini kau mengetahuinya dan kau tak memberi tahu kami huh?! Waeyo?! Apa kita ini bukan sahabat?!” Bentak kibum seraya menarik kerah baju taemin.

Taemin menepis tangan kibum dari kerah bajunya.

“Aku juga baru tahu semalam. Tadi malam aku membuntuti suzy. Kau puas?!” Taemin lalu berjalan keluar dari rumah itu.

“Yak lee taemin!” Pekik kibum geram.

“Oppa.. itu semua tak benar..” lagi lagi suzy membela diri.

“Gheurae, kenapa kalau memang benar? Tidak bisakah kau berterus terang kepada kami huh?” Tambah minho sinis.

“Kenapa kalian huh?! Semua itu tak benar! Aku menyuruh kalian tak datang itu karena aku tak mau kalian..” suzy tengah berfikir

“Melihatmu bersama kai?” Sambung jinki.

Suzy menelan salivanya gugup. Ia kehabisan akal.

“Gwaenchana.. kau.. bisa pacaran dengan siapapun..” jinki menepuk pundak suzy pelan lalu berjalan menuju dapur.

Suzy masih tidak tenang. Jinki dan yang lainnya sangat dikenal oleh eomma suzy. Apalagi eomma suzy sangat tidak menyukai orang tua kai yang notabene adalah pesaing bisnisnya di dunia pemasaran produk.

“Kau ingat kan suzy? Kalau eommamu melarangmu berpacaran dengan kai” ucap minho tiba tiba. Suzy hanya menunduk. Tak tahu harus berbuat apa karena tak ada satupun yang membelanya. Jinki, walaupun ia mengatakan tak masalah, toh sangat terlihat dari ekspresi wajahnya bahwa ia juga tak terima. Entah apa maksudnya mengatakan kesetujuannya.

“Kau harus putus dengannya ne?” Kibum menambahkan.

Suzy mengangkat wajahnya tak terima.

“Shireo..” sahut suzy lemah.

Tiba tiba taemin datang dan langsung menggebrak meja di hadapan suzy dan menatapnya tajam tepat di bola matanya.

“Wae.yo?!” Bentak taemin kemudian. Semuanya menatap makin curiga kepada taemin. Namun taemin tidak peduli dengan tatapan tatapan itu.

Suzy menelan salivanya gugup.

“Aku.. menyukainya oppa..” jawab suzy gugup. Taemin emosi. Ditariknya suzy keluar tanpa peduli tatapan tatapan tajam dari ketiga sahabatnya yang ada di ruangan itu—minho,jong,dan kibum.

Jinki yang sedari tadi di dapur, lalu muncul dengan wajah dan rambut yang basah karena sedari tadi kerjanya hanya bersemedi di kamar mandi dekat dapur. Mencuci wajahnya berkali kali sehingga rambutnya pun basah.

“Suzy eoddie?” Tanyanya kepada namja namja yang tengah duduk dengan ekspresi yang berbeda beda itu.

“Dibawa taemin ke luar. Entah apa yang akan dikatakannya. Aku berharap ia segera menyadarkan suzy tentang kai” sahut kibum. Yang lain bungkam dengan pikirannya masing masing.

Jinki mendesah lalu merebahkan dirinya di sofa gading itu. Ia mengacak rambutnya yang basah.

“Apakah kalian masih tak setuju dengan hubungan suzy dan kai?” Suara jinki membuyarkan pikiran mereka. Para namja itu nampak berpikir.

“Aku tak setuju. Kalian tahukan, kalau aku disuruh eomma suzy untuk menjauhkannya dari kai, dan ia malah berpacaran dengan kai, ckk” minho mendecak. Ia kesal setengah mati.

“Kenapa kau setuju suzy berpacaran dengan kai huh?” Kali ini jong membuka pertanyaan yang sangat membuatnya kesal dari tadi dengan jinki.

“Karena.. aku hanya..sahabatnya. aku tak mungkin melarangnya mencintai seseorang. Gheurae.. maukah kalian menyembunyikan ini dari eomma suzy huh?” Tidak! Itu bukan jawaban yang seharusnya! Jinki membohongi hatinya.

“Molla.” Balas kibum dan jong hampir bersamaan.

“Aku.. tak mungkin mengatakannya karena.. aku pasti akan di judge tak bisa menjaga suzy” minho menjambak rambutnya. Oh God! Kepalanya seakan mau pecah memikirkan hal sepele ini.

Jinki menyapukan pandangannya kepada sahabat sahabatnya itu dengan ekspresi Aku-tahu-apa-maksud-kalian.

‘Ckk.. sangat jelas terlihat kalau mereka menyukai suzy. Sainganku semakin banyak saja’ sungut jinki dalam hati. Ia lalu beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya keluar.

Langkahnya lalu terhenti tatkala melihat taemin tengah menggenggam tangan suzy erat seraya menatap suzy intens dan suzy terlihat meronta agar taemin melepaskan genggaman kasarnya.

Jinki lalu menghampiri mereka dan sontak melepaskan genggaman taemin dari suzy.

“Suzy menyuruhmu melepaskannya. Kenapa masih menggenggamnya huh?” Ucap jinki kesal. Taemin dan suzy tersentak. Eottokhae?!

“Tak usah terlalu kaget begitu. Aku tau.” Ujar jinki seraya melemparkan pandangannya ke arah taman tanpa melihat kedua insan itu.

“Kau tau?!” Pekik taemin dan suzy bersamaan.

“Ne. Aku tau kalau kau sedang membujuk suzy kan, taemin?” ucapnya sambil tertawa.

Suzy menghembuskan nafasnya lega.

“Kkaja kita masuk. Kita selesaikan dengan kepala dingin” ajak jinki kemudian. Suzy dan taemin saling pandang. Menusuk.

***

“Yak kau namja berwajah bayi! Kau harus mengganti kerusakan porsche ku atau kulaporkan kau ke polisi!” Panggil kai garang ke arah meja yang diduduki suzy dan kelima sahabatnya. Kelima namja itu terlihat tak suka.

“Apa yang kau lakukan taemin-ah?” Tanya jinki penasaran.

“Kemarin.. aku memecahkan kaca mobil kai” jawabnya enteng.

“Kapan kau akan menggantinya? Atau kau sudah siap masuk penjara huh?!” Kai menggebrak meja.

Suzy lalu berdiri. Ditahannya kai yang ingin memukul taemin. Ia lalu menarik kai pergi dari kantin itu. Ia tak mau keributan terjadi yang akan membuat semua rahasianya terbongkar.

“Apa yang sebenarnya terjadi huh?” Minho menambahkan seraya mengunyah keripiknya.

Mata taemin masih tertuju ke arah suzy yang menarik kai. Pandangannya lalu teralih ke arah minho yang menanyainya setelah suzy sudah pergi.

“Ne?”

“Apa yang terjadi sebenarnya taemin-ie?” Ulang minho gemas.

“Kau taukan kemarin aku ke prom night?”

Semua mengangguk.

“Aku melihat.. kai mau melakukan sesuatu yang buruk pada suzy. Karena pintunya terkunci, maka kupecahkan saja kacanyanya” dustanya. Kenyataannya karena ia tak bisa menahan dirinya setelah melihat suzy selingkuh.

Jinki terlihat mengepalkan tangannya. Minho menggeram. Jong memukul meja dan kibum membulatkan matanya.

“Tidak bisa dibiarkan!” Ucap mereka kompak—kecuali taemin. Taemin hanya tersenyum kecut. Ia merasa menang.

‘Mati kau kai! Lawan saja teman temanku yang freak ini!’ Batin taemin puas.

***

Untuk me refreshkan pikiran makanya aku buat ff ini. Gak ada myungsoo yah? Hehe sengaja. Kan untuk me refreshkan diri *semacam ff selingan* (bah, bahasa lu fir! Kagak sanggup guaaa). Aku selalu buat ff yang pasti maincastnya suzy, gak bisa yang lain! Karena aku suewetiess akut tingkat neptune! Dan yang pasti cast namja nya terserah (tapi lebih sering myungsoo). Dan kali ini pengen buat yang gak ada unsur ‘myungsoo’ nya *jahat banget lu fir!

#NB: umur semua personil shinee sama rata yah dengan umur anak sma kelas tiga di ff ini^^

Yang suewetiess di RCL yok!

ghamsa~bow

39 thoughts on “FF 145 PART 1

  1. Uuukkhhh gak ada myungsoo toh? Gpp deh, yg penting masih ada si kodok minho. kkekekeee
    Kenapa suzy gak pacaran sama minho aja sih?? Skali-kali sama minho dong thor, mumpung gak ada myung. hihiiii
    Suzy selingkuh sama minho aja dulu. kkekekee

  2. Aku jg ga ska baca ff yg cast yeojanya bkn Suzy😀 klo namjanya sih bebas..
    Tmnnya suzy overprotective smua nih, semua suka suzy🙂. Next part ditunggu😀

  3. Bgus bnget thor ffnya. Aku suka ff yg critanya bnyk namja yg suka ma suzy. Nggk ada myungsoo jg nggk apa2 kok. Krn aku baca ff bkn hnya ff yg main castnya myungzy aja, ff suzy ma namja lain aku baca kok. Apalgi sama anak2 shinee, aku pasti baca tuh. Aku lnjut baca part 2 nya dlu ya thor.

  4. Aigoo minho jong jin new min -_-
    Sebenernya suzy beneran suka kai ga sih? Yak taemin licik eoh, gmn nasib kai nnt? Tpi kai ga main main ma suzy kn?

  5. aaa bacanya senyum” sendiri seakan aku yang jadi suzy ‘-‘ hehe
    heish suzy nakal ya pacaran sama temtem ga bilng eh selingkuh ‘-‘ naeupeun ‘-‘?

  6. Annyeong thor, saya reader baru. Ah, senengnya nemu blog lagi yg main castnya suzy. Over all keren thor. Semua sahabat suzy suka sama dia. Ah lanjut baca chap selanjutnya.

  7. omo suzy di sukai sama semua cast namja disitu??? uuhh beruntung sekali dia..
    tapi siapa yang sebenernya suzy sukai..trus gmn reaksi sahabatnya itu nantinya? apa dia bneran suka sama kai? tapi masih bingung sama arti judulnya thor😀
    kayanya aku ketularan author deh..ga tau kenapa paling suka baca ff yg castnya suzy eonnie hihhiii

Tinggalkan Balasan Anda, Dear

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s